kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.859.000   40.000   1,42%
  • USD/IDR 17.535   104,00   0,60%
  • IDX 6.859   -46,72   -0,68%
  • KOMPAS100 916   0,38   0,04%
  • LQ45 670   1,21   0,18%
  • ISSI 248   -2,34   -0,93%
  • IDX30 377   0,90   0,24%
  • IDXHIDIV20 461   -0,72   -0,16%
  • IDX80 104   0,22   0,22%
  • IDXV30 132   0,58   0,44%
  • IDXQ30 120   -0,91   -0,75%

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,03% di Kuartal I-2023


Sabtu, 06 Mei 2023 / 05:25 WIB
ILUSTRASI.

Reporter: Bidara Pink | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pertumbuhan ekonomi tumbuh lebih tinggi pada kuartal I-2023, bila dibandingkan kuartal sebelumnya maupun periode sama tahun sebelumnya.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, perekonomian pada tiga bulan pertama tahun ini tumbuh 5,03% secara tahunan (yoy).

Ini lebih tinggi dari capaian pertumbuhan ekonomi kuartal I-2022 yang sebesar 5,025 secara tahunan dan lebih tinggi dari pertumbuhan kuartal IV-2022 yang sebesar 5,01% secara tahunan.

Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik Moh. Edy Mahmud mengatakan, Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia atas dasar harga berlaku (ADHB) sebesar Rp 5.071,75.0  triliun.

Baca Juga: IMF Peringatkan Risiko Utang di Era Suku Bunga Tinggi, Bagaimana dengan Indonesia?

Kemudian, bila dilihat atas dasar harga konstan (ADHK) tercatat Rp 2.961,2 triliun.

Edy menyebut, capaian pertumbuhan ekonomi ini cukup manis. Bahkan menunjukkan kalau pertumbuhan ekonomi Indonesia masih gigih.

"Ini menunjukkan perekonomian Indonesia yang masih stabil. Kalau diperhatikan, dari kuartal IV-2021 pertumbuhan terus di atas 5% yoy," tutur Edy dalam konferensi pers, Jumat (5/5) di Jakarta.

Namun, bila melihat secara kuartalan, pertumbuhan ekonomi nampak terkontraksi 0,92%.

Hanya saja, Edy bilang ini sesuai dengan pola musiman. Memang biasanya, pertumbuhan ekonomi secara kuartalan mencatat pertumbuhan negatif pada awal tahun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

×