kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.005   42,00   0,23%
  • IDX 5.718   22,66   0,40%
  • KOMPAS100 739   3,49   0,48%
  • LQ45 561   3,90   0,70%
  • ISSI 199   0,28   0,14%
  • IDX30 317   1,49   0,47%
  • IDXHIDIV20 391   2,03   0,52%
  • IDX80 84   0,34   0,40%
  • IDXV30 107   0,30   0,29%
  • IDXQ30 102   0,50   0,49%

Dubes Arab untuk PBB: Tak ada bukti yang menunjukkan keterlibatan Putra Mahkota


Selasa, 02 Maret 2021 / 11:00 WIB

Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Sebelumnya, Kontan memberitakan, Presiden AS Joe Biden menjelaskan, bahwa pembunuhan lawan politik tidak bisa diterima oleh Amerika Serikat sambil mempertahankan hubungan dengan Putra Mahkota Kerajaan Arab Saudi.

Di antara langkah-langkah hukuman yang AS ambil pada Jumat, misalnya, memberlakukan larangan visa pada beberapa warga negara Arab Saudi yang diyakini terlibat dalam pembunuhan Khashoggi.

Kemudian, memberikan sanksi pada warga negara Arab Saudi lainnya, termasuk mantan wakil kepala intelijen, berupa pembekuan asetnya di AS dan melarang orang Amerika untuk bertransaksi dengan mereka.

Baca Juga: AS: Putra Mahkota Arab Saudi menyetujui operasi pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi

AS juga sedang mempertimbangkan untuk membatalkan penjualan senjata ke Arab Saudi yang menimbulkan masalah hak asasi manusia dan membatasi penjualan di masa depan untuk senjata "defensif".

"Kami menilai, Putra Mahkota Arab Saudi Muhammad bin Salman menyetujui operasi di Istanbul, Turki, untuk menangkap atau membunuh jurnalis Jamal Khashoggi," kata Kantor Direktur Intelijen Nasional AS dalam laporannya, seperti dikutip Reuters.

Selanjutnya: Biden harus segera berbicara dengan Raja Saudi, ada apa?

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Terpopuler
Kontan Academy
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS Inventory Management: From Chaos to Control

×