kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   6.000   0,23%
  • USD/IDR 17.928   15,00   0,08%
  • IDX 6.119   81,97   1,36%
  • KOMPAS100 788   11,28   1,45%
  • LQ45 603   7,78   1,31%
  • ISSI 213   2,98   1,42%
  • IDX30 336   5,02   1,52%
  • IDXHIDIV20 429   6,53   1,54%
  • IDX80 90   1,23   1,39%
  • IDXV30 116   1,54   1,34%
  • IDXQ30 110   1,55   1,44%

Ditjen Pajak akan memburu sektor pajak potensial ini


Jumat, 05 Februari 2021 / 05:45 WIB

Reporter: Yusuf Imam Santoso | Editor: Noverius Laoli

Di sisi lain, Pengamat Pajak Danny Darussalam Tax Center (DDTC) Bawono Kristiaji menilai pemulihan ekonomi sektor tertentu belum tentu berdampak signifikan bagi penerimaan pajak. Sebab, ke depan masih ada kendala seiring pandemi virus corona yang masih berlangsung.

“Dengan adanya prospek pemulihan ekonomi pada empat sektor tersebut sepertinya terdapat risiko bahwa pemulihan penerimaan pajak kita tidak akan berjalan secara cepat di tahun ini,” ujar Bawono kepada Kontan.co.id, Kamis (4/2).

Sebagai catatan, Kemenkeu mematok target penerimaan pajak tahun ini sebesar Rp 1.229,6 triliun. Angka tersebut naik 14,9% dari realisasi tahun lalu sebesar Rp 1.070 triliun. Pencapaian itu hanya mencapai 89,3% dari proyeksi tahun lalu sejumlah Rp 1.198,8 triliun.

Selanjutnya: Pasokan batubara untuk ketenagalistrikan kembali terkendala pada awal tahun ini

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

×