kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.800.000   35.000   1,27%
  • USD/IDR 17.668   -8,00   -0,05%
  • IDX 6.095   -223,56   -3,54%
  • KOMPAS100 805   -27,79   -3,34%
  • LQ45 616   -14,28   -2,26%
  • ISSI 214   -11,19   -4,97%
  • IDX30 352   -8,00   -2,22%
  • IDXHIDIV20 439   -9,68   -2,16%
  • IDX80 93   -3,02   -3,15%
  • IDXV30 121   -3,14   -2,53%
  • IDXQ30 115   -2,35   -2,00%

Di tahun ini, Himbara sebut biaya dana bakal tetap melandai


Senin, 11 Januari 2021 / 05:00 WIB

Reporter: Anggar Septiadi | Editor: Tendi Mahadi

Sama halnya dengan Bank BTN, walau punya CoF yang paling tinggi di antara bank Himbara lainnya. Direktur Distribution & Retail Funding Bank BTN Jasmin menjelaskan, hingga Desember 2020 CoF sudah ada di level 4,79%.

"CoF untuk DPK masih cenderung turun. November sebesar 4,87% dan di Desember 4,79%," jelasnya kepada Kontan.co.id, Minggu (10/1). 

Bank spesialis kredit pemilikan rumah (KPR) ini pun optimis posisi itu akan terus menurun hingga 4,5% di akhir 2021. Sesuai dengan target bisnis perseroan. Penurunan itu utamanya akan lebih banyak disebabkan peningkatan dana murah dan tren bunga deposito yang masih akan turun. 

Baca Juga: Melihat Prospek Perbankan di Tahun 2021

Di sisi lain, Sekretaris Perusahaan Bank BNI Mucharom mengatakan upaya menekan CoF sejatinya sudah masuk dalam rencana bisnis bank (RBB) perseroan di tahun ini. 

Hal ini sejalan dengan peningkatan CASA dan pendapatan berbasis komisi (fee based income/FBI) perseroan di tahun ini. "Diharapkan akan cara ini akan menjadi sumber utama kami dalam menekan CoF," katanya. 

Sayangnya, bank berlogo 46 ini belum bisa merinci posisi CoF saat ini. Tapi menurutnya, trennya masih terus mengalami penurunan. "Seiring dengan penurunan CoF, kami terus menerapkan efisiensi dalam biaya operasional kami," imbuhnya. 

Selanjutnya: Penyaluran Kredit UMKM Masih Tumbuh

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

×