kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.600.000   -25.000   -0,95%
  • USD/IDR 17.635   69,00   0,39%
  • IDX 6.491   -98,43   -1,49%
  • KOMPAS100 854   -12,54   -1,45%
  • LQ45 647   -9,36   -1,43%
  • ISSI 226   -4,13   -1,80%
  • IDX30 359   -5,35   -1,47%
  • IDXHIDIV20 447   -5,12   -1,13%
  • IDX80 97   -1,44   -1,46%
  • IDXV30 125   -1,42   -1,12%
  • IDXQ30 115   -1,71   -1,46%

Demi hadapi China di Kepulauan Spratly, Vietnam perkuat sistem pertahanan


Selasa, 23 Februari 2021 / 20:10 WIB

Sumber: South China Morning Post | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Baru-baru ini Vietnam diketahui sedang melakukan pekerjaan tambahan di Pearson Reef dan Pulau Namyit. Di dua titik tersebut Vietnam memasang struktur berbentuk kubah yang digunakan untuk melindungi antena radar dan beberapa gedung administrasi.

Pembangunan sejumlah gedung administrasi juga mulai terlihat di Pearson Reef dan Central Reef.

Selain itu, sistem senjata jarak jauh baru telah Vietnam pasang di pos terdepan, termasuk sistem roket artileri yang mereka peroleh dari Israel.

Perselisihan antara Vietnam dan China di Laut China Selatan memiliki sejarah yang cukup panjang. Keduanya tercatat mengalami beberapa konfrontasi, bahkan pertempuran singkat sempat pecah pada 1974 dan 1988.

Tidak hanya di Spratly, Kepulauan Paracel juga menjadi titik rebutan kedua negara. Pada April tahun lalu, kapal nelayan Vietnam tenggelam setelah ditabrak oleh kapal Penjaga Pantai China di dekat Kepulauan Paracel.

Terkait insiden tersebut, Vietnam mengklaim China telah menabrak kapal nelayan mereka. Tapi, China mengatakan, kapal nelayan Vietnam tiba-tiba berubah arah sehingga tabrakan tak terhindarkan.

Selanjutnya: Xi Jinping berharap China bisa menjalin kerja sama lebih luas dengan Mesir

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Terpopuler
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

×