kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   20.000   0,76%
  • USD/IDR 18.088   -22,00   -0,12%
  • IDX 6.048   8,84   0,15%
  • KOMPAS100 791   2,39   0,30%
  • LQ45 600   1,40   0,23%
  • ISSI 210   -0,04   -0,02%
  • IDX30 339   0,28   0,08%
  • IDXHIDIV20 422   0,49   0,12%
  • IDX80 90   0,21   0,23%
  • IDXV30 116   0,06   0,06%
  • IDXQ30 109   0,08   0,07%

China dan India terancam krisis energi, begini prospek harga batubara ke depan


Rabu, 06 Oktober 2021 / 16:45 WIB

Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Tendi Mahadi

India juga berisiko mengalami pemadaman listrik massal yang disebabkan terendamnya tambang batubara akibat hujan lebat. Curah hujan yang tinggi juga  menghambat jalan menuju lokasi pertambangan, sehingga memperlambat produksi batubara India.

Pada Juli 2021, cadangan batubara di India turun signifikan sebesar 38% secara bulanan menjadi 9,2 juta ton.

Angka tersebut merupakan tingkat cadangan batubara terendah dalam tiga tahun terakhir. Hal ini tentunya akan menjadi pendorong kenaikan permintaan batubara di tengah meningkatnya penggunaan listrik di India dari 10% menjadi 18% pada Agustus 2021.

MNC Sekuritas menyematkan rating overweight untuk sektor batubara. Rating overweight disematkan dengan beberapa pertimbangan, yakni permintaan batubara yang masih bertumbuh, kenaikan harga gas alam, serta meningkatnya permintaan jelang musim dingin membuat saham PT Adaro Energy Tbk (ADRO) dan PT Bukit Asam Tbk (PTBA) sebagai pilihan utama (top picks) di sektor ini.

Selanjutnya: Tersulut harga komoditas, kinerja emiten tambang BUMN diproyeksi membaik tahun ini

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Terpopuler
Kontan Academy
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

×