kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

China bisa menghadapi bom waktu demografis, apa maksudnya?


Rabu, 12 Mei 2021 / 11:30 WIB
China bisa menghadapi bom waktu demografis, apa maksudnya?

Sumber: Associate Press | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Namun, dia mengatakan ada 12 juta bayi yang lahir tahun lalu, turun 18% dari laporan tahun 2019 sebanyak 14,6 juta.

China, bersama dengan Thailand dan beberapa negara berkembang Asia lainnya, menghadapi apa yang oleh para ekonom disebut tantangan apakah ia dapat menjadi kaya sebelum menjadi tua. 

Beberapa ahli memperingatkan China bisa menghadapi "bom waktu demografis."

Merefleksikan sensitivitas masalah ini, badan statistik mengambil langkah yang tidak biasa bulan lalu dengan mengumumkan adanya pertumbuhan populasi pada tahun 2020, tetapi tidak memberikan secara rinci jumlah totalnya. 

Baca Juga: WHO: Kita berada di titik kritis pandemi sekarang

Kebijakan itu tampaknya merupakan upaya untuk menenangkan perusahaan dan investor setelah The Financial Times melaporkan sensus China mungkin akan mencatatkan penurunan yang mengejutkan.

“Kami lebih prihatin tentang penurunan cepat populasi usia kerja,” kata Lu Jiehua, profesor studi populasi di Universitas Peking.

Selanjutnya: Bikin panas China, Jepang, AS, dan Prancis gelar latihan militer gabungan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

×