Cara Mudah Mendapatkan Vaksin Booster, Siapkan NIK Milikmu

Jumat, 04 Februari 2022 | 04:00 WIB   Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie
Cara Mudah Mendapatkan Vaksin Booster, Siapkan NIK Milikmu


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Program vaksinasi dosis lanjutan atau booster telah dimulai pemerintah sejak Rabu (12/1/2022). Meski demikian, masih banyak masyarakat yang belum mengerti bagaimana cara mendapatkan vaksin booster. 

Informasi saja, vaksin booster diberikan kepada masyarakat Indonesia secara gratis. 

Syarat untuk mendapatkan vaksin booster yaitu: 

  • Penerima harus berusia 18 tahun ke atas 
  • Penerima harus sudah mendapatkan vaksinasi primer dosis lengkap minimal 6 bulan

Langkah-langkah mendapatkan vaksinasi booster

Melansir informasi di laman indonesiabaik.id, berikut adalah langkah-langkah mendapatkan vaksinasi booster:

1. Cek atau periksa kelayakan penerima dan klaim tiket vaksin booster melalui aplikasi Peduli Lindungi. 

2. Jangan lupa siapkan data nama lengkap dan Nomor Induk Kependudukan (NIK). 

3. Tiket yang diperoleh bisa digunakan fasilitas pelayanan kesehatan milik pemerintah seperti Puskesmas, RS Pemerintah maupun RS milik Pemda.

Baca Juga: Jumlah Kasus Semakin Melonjak, Ini 8 Fakta Ilmiah Terbaru Soal Varian Omicron

Yang perlu dicatat, jika tiket dan jadwal vaksin booster tidak muncul, bisa langsung datang ke fasyankes maupun sentra pelayanan vaksinasi terdekat dengan membawa KTP dan bukti vaksinasi dosis 1 dan 2.

Tidak boleh pilih jenis vaksin

Masyarakat tidak diperbolehkan memilih jenis vaksinasi booster. Jenis vaksin akan diberikan sesuai dengan riwayat penerimaan vaksin dosis pertama dan kedua serta mempertimbangkan ketersediaan vaksin di layanan vaksinasi.

Mengutip indonesiabaik.id, berikut ketentuan mengenai vaksinasi booster yang harus kamu ketahui.

Baca Juga: Sinopharm Resmi Jadi Vaksin Booster ke-6 di Indonesia, Ini Efek Sampingnya

Kementerian Kesehatan menyebut, sesuai dengan pertimbangan kesiapan vaksin dan hasil riset peneliti konfirmasi Badan POM dan Itagi, maka kombinasi vaksin menjadi sebagai berikut: 

  • Vaksin primer Sinovac akan diberikan vaksin booster setengah dosis Pfizer 
  • Vaksin primer Sinovac akan diberikan vaksin booster setengah dosis AstraZeneca
  • Vaksin primer AstraZeneca akan diberikan vaksin booster setengah dosis Moderna
  • Vaksin primer AstraZeneca akan diberikan vaksin booster setengah dosis Pfizer 

Seluruh kombinasi ini dinyatakan sudah mendapatkan persetujuan dari BPOM dan juga rekomendasi dari ITAGI. 

Baca Juga: Kasus Covid-19 1 Februari 2022 Naik Tinggi, Ini Daftar Rumah Sakit Rujukan di Jakarta

Kombinasi vaksin booster juga sudah sesuai dengan rekomendasi WHO di mana pemberian vaksin booster dapat menggunakan vaksin yang sejenis atau juga bisa vaksin yang berbeda atau heterolog. Heterolog diartikan sebagai vaksinasi booster yang menggunakan jenis vaksin berbeda dengan dosis pertama dan dosis kedua. 

Sementara, homolog merupakan vaksinasi booster dengan menggunakan jenis vaksin yang sama seperti vaksinasi dosis pertama dan kedua.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Terbaru