kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.805.000   -25.000   -0,88%
  • USD/IDR 17.320   109,00   0,63%
  • IDX 7.396   -145,79   -1,93%
  • KOMPAS100 1.007   -23,92   -2,32%
  • LQ45 719   -16,60   -2,26%
  • ISSI 268   -5,46   -2,00%
  • IDX30 394   -7,02   -1,75%
  • IDXHIDIV20 485   -7,00   -1,42%
  • IDX80 113   -2,64   -2,29%
  • IDXV30 140   -1,06   -0,75%
  • IDXQ30 126   -2,15   -1,68%

Bulan Depan, Omicron Berpotensi Jadi Varian Dominan Di Eropa


Kamis, 16 Desember 2021 / 15:32 WIB
ILUSTRASI. Warga mengunjungi pasar Natal saat penyebaran Covid-19 di Cologne, Jerman, Sabtu (27/11/2021). Uni Eropa memberi peringatan, Omicron bisa menjadi varian dominan di Eropa bulan depan. REUTERS/Thilo Schmuelgen.

Sumber: Channel News Asia | Editor: S.S. Kurniawan

Von der Leyen mengatakan, "hal terpenting sekarang" adalah mendongkrak tingkat vaksinasi secara keseluruhan, termasuk di antara anak-anak. Dan, UE perlu meningkatkan pertempuran untuk mengatasi "skeptisisme vaksin".

Sementara Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Selasa (14/12) mengungkapkan, varian Omicron menyebar pada tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya dan "mungkin" ada di sebagian besar negara.

Sejak varian baru yang sangat bermutasi itu pertama kali terdeteksi di Afrika Selatan bulan lalu, Omicron sudah dilaporkan di 77 negara, kata Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus, seperti dilansir Channel News Asia.

Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Uni Eropa dalam laporan terbarunya pada Selasa menghitung, total ada 2.127 kasus Omicron yang dikonfirmasi di UE dan beberapa negara mitra, dengan jumlah terbesar di Denmark, Norwegia, Prancis, Jerman, dan Belgia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Capital Structure

×