Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
Kemudian untuk mendukung kebijakan tersebut, pemerintah juga menyiapkan pendanaan sebesar US$ 6 miliar atau setara Rp 101,2 triliun (kurs Rp 16.868) melalui BPI Danantara.
Dana ini akan dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan strategis di sektor tekstil. Contohnya untuk pengadaan barang modal, adopsi teknologi baru, serta peningkatan kapasitas ekspor industri tekstil.
"Oleh karena itu sudah dibuat roadmap bagaimana meningkatkan ekspor kita yang dari 4 miliar (dollar AS), bisa naik ke 40 miliar (dollar AS) dalam 10 tahun, dan bagaimana pendalaman dari value chain daripada industri tekstil," terang Airlangga.
Tonton: Proyek DME Bukit Asam (PTBA) Hidup Lagi: Strategi Substitusi LPG yang Bisa Diwaspadai
Artikel ini sudah tayang di Kompas.com berjudul "Mensesneg Sebut Pembentukan BUMN Tekstil untuk Selamatkan Buruh Sritex"
Selanjutnya: Kekhawatiran SBY: Dunia di Ambang Prahara Besar, Ini yang Bisa Menyelamatkan
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News












![[Intensive Workshop] Foreign Exchange & Hedging Strategies](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_17122515210200.jpg)
