kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.565   12,00   0,07%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Biden: AS tidak akan ada lagi dalam misi tempur di Irak pada akhir tahun ini


Selasa, 27 Juli 2021 / 20:30 WIB

Sumber: Reuters | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Kadhimi juga menolak berspekulasi tentang penarikan pasukan AS di masa depan, dengan mengatakan jumlah pasukan akan ditentukan oleh tinjauan teknis.

Diplomat dan pasukan AS di Irak dan Suriah kerap menjadi sasaran serangan roket hingga drone dalam beberapa bulan terakhir. Pihak keamanan meyakini militan yang didukung Iran ada di balik aksi tersebut.

Pemerintah Irak telah berulang kali melakukan pembicaraan dengan Iran terkait serangan-serangan yang menargetkan sejumlah fasilitas militer AS, termasuk kompleks kedutaan.

Di luar masalah keamanan, pertemuan Biden dan Kadhimi juga melahirkan perjanjian distribusi vaksin Covid-19 ke Irak. 

Reuters melaporkan, AS berencana memberikan 500.000 dosis vaksin Covid-19 Pfizer/BioNTech kepada Irak di bawah payung program Covax dalam beberapa minggu ke depan.

AS juga juga akan menyediakan US$ 5,2 juta untuk membantu mendanai misi PBB untuk memantau pemilihan umum di Irak pada bulan Oktober mendatang.

Selanjutnya: Arab Saudi tetap percaya diri meski dukungan militer dari AS mulai pergi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

×