kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Belarusia Setuju Senjata Nuklir Rusia Ditempatkan di Negaranya


Rabu, 29 Maret 2023 / 10:27 WIB

Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Minsk mengatakan rencana nuklir Rusia tidak akan bertentangan dengan perjanjian non-proliferasi internasional karena Belarus sendiri tidak akan memiliki kendali atas senjata nuklir.

“Pelatihan pilot Belarusia yang mampu menerbangkan pesawat dengan hulu ledak tertentu, modernisasi pesawat semacam itu, dan penempatan hulu ledak nuklir di wilayah Belarusia tanpa memberi Minsk kendali atas mereka atau akses ke teknologi yang relevan sama sekali tidak bertentangan dengan ketentuan dari perjanjian non-proliferasi," katanya.

Lukashenko telah berulang kali menuduh Barat mencoba menggulingkannya setelah terjadi protes massa terhadap pemerintahannya meletus pada tahun 2020. Aksi protes terjadi setelah pemilihan presiden yang menurut pihak oposisi telah dimenangkannya secara curang. Lukashenko mengatakan dia menang dengan adil, sambil melakukan tindakan keras terhadap lawan-lawannya.

Baca Juga: Xi Jinping Kecam Pengendalian, Pengepungan, dan Penindasan yang Dipimpin AS ke China

Minsk mengizinkan Moskow menggunakan wilayah Belarusia untuk mengirim pasukan ke Ukraina pada 24 Februari tahun lalu. Namun, pasukannya sendiri sejauh ini tidak bertempur dalam perang, sambil meningkatkan pelatihan militer bersama dengan pasukan Rusia yang dikerahkan di Belarusia.

Lukashenko akan menyampaikan pidato kenegaraan pada hari Jumat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU

×