CLOSE [X]

Begini Perkembangan PLTGU Jawa 1 Sebelum Akhirnya COD

Sabtu, 28 Mei 2022 | 07:00 WIB   Reporter: Arfyana Citra Rahayu
Begini Perkembangan PLTGU Jawa 1 Sebelum Akhirnya COD


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pada Februari 2022 yang lalu, Pertamina New Renewable Energy (NRE) telah melaksanakan penyalaan perdana unit 1 PLTGU Jawa 1. Adapun saat ini Pertamina masih melanjutkan proses comissioning dan serangkaian tes hingga pembangkit berbahan bakar gas terbesar di Asia Tenggara ini dapat commercial operation date (COD). 

Sebagai informasi, penyalaan perdana (first fire) biasa juga dikenal dengan istilah first ignition unit power block khususnya gas turbin dengan menggunakan gas. 

Pasokan gas untuk PLTGU Jawa 1 berasal dari LNG ex Tangguh Papua yang diregasifikasi di Floating Storage Regasification Unit (FSRU) Jawa Satu. Setelah first fire, rangkaian tahapan berikutnya adalah commissioning lanjut, sinkronisasi, performance test, reliability test dan pada akhirnya COD. 

Sekretaris Perusahaan PT Jawa Satu Power (JSP), Rangga Irzad Harnindya mengatakan, saat ini proses yang sedang berjalan adalah melanjutkan proses commissioning dan pelaksanaan beberapa tes yang masih harus dilakukan. 

Baca Juga: Begini Strategi Pertamina Dorong Pengembangan EBT

“Untuk proses COD-nya kami masih berusaha untuk menyelesaikan seluruh proses commissioning dan tes yang masih harus dilakukan. Jadi kami belum bisa memberikan kapan pastinya,” jelasnya seperti dikutip Kontan.co.id, Jumat (27/5). 

Namun, lanjut Rangga, semua pihak saat ini sedang berusaha melakukan yang terbaik agar COD bisa diraih secepatnya. 

Asal tahu saja, PLTGU Jawa-1 menggunakan teknologi generasi terbaru single shaft combined cycle gas turbine yang memberikan efisiensi termal tinggi mencapai kisaran 60%-65%. PLTGU ini menghasilkan listrik yang nantinya akan dikirim ke PLN melalui saluran transmisi 500 KV menuju Gardu Induk PLN di Cibatu Baru/Sukatani, Bekasi.

PLTGU Jawa-1 dirancang untuk menyuplai listrik kepada konsumen industri maupun rumah tangga di wilayah Bekasi, Jakarta Timur, dan Jakarta Utara. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Handoyo .

Terbaru