kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

BBM Non-Subsidi Pertamina Naik Per 4 Mei 2026, Pertamina Dex Tembus Rp 27.900/Liter


Selasa, 05 Mei 2026 / 05:30 WIB
BBM Non-Subsidi Pertamina Naik Per 4 Mei 2026, Pertamina Dex Tembus Rp 27.900/Liter
ILUSTRASI. Pertamina resmi menaikkan harga Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex per 4 Mei 2026. (KONTAN/Muradi)

Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie, Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - PT Pertamina Patra Niaga resmi menaikkan harga sejumlah produk BBM non-subsidi mulai 4 Mei 2026. Kenaikan harga berlaku untuk tiga jenis BBM yakni Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex.

Kenaikan tertinggi terjadi pada Pertamina Dex (CN 53) yang naik Rp 4.000 dari sebelumnya Rp 23.900 per liter menjadi Rp 27.900 per liter. Sementara itu, harga Dexlite (CN 51) naik Rp 2.400 dari Rp 23.600 per liter menjadi Rp 26.000 per liter.

Adapun harga Pertamax Turbo (RON 98) naik Rp 500 dari Rp 19.400 per liter menjadi Rp 19.900 per liter.

Di sisi lain, Pertamina mempertahankan harga dua produk lainnya yakni Pertamax (RON 92) tetap Rp 12.300 per liter, serta Pertamax Green 95 (RON 95) tetap Rp 12.900 per liter.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV. Dumatubun, mengatakan penyesuaian harga BBM non-subsidi merupakan bagian dari mekanisme pasar yang mengikuti perkembangan harga global.

Menurutnya, evaluasi harga dilakukan secara berkala berdasarkan mekanisme keekonomian dengan mempertimbangkan dinamika harga minyak mentah dunia, harga produk olahan di pasar internasional, serta fluktuasi nilai tukar rupiah.

Baca Juga: Daftar 15 Orang Terkaya Indonesia Mei 2026: Ada yang Hartanya Rp 362 Triliun!

“Produk non subsidi pada prinsipnya mengikuti harga keekonomian dan mengacu pada ketentuan dan peraturan yang berlaku. Namun sebagai BUMN yang menjalankan mandat strategis negara, Pertamina tidak hanya mempertimbangkan aspek bisnis semata, tetapi juga memperhatikan kondisi terkini di masyarakat, daya beli pelanggan golongan pengguna BBM non subsidi, serta stabilitas nasional,” ujar Roberth dalam keterangan tertulis, Senin (4/5/2026).

Roberth menambahkan, Pertamina Patra Niaga tetap menjaga agar penyesuaian harga BBM non-subsidi dilakukan secara terukur, dengan mempertimbangkan kondisi sosial ekonomi masyarakat serta kebutuhan menjaga situasi yang kondusif.

Ia juga menegaskan bahwa harga BBM Pertamina masih tetap kompetitif dibandingkan badan usaha lain. Karena itu, tidak semua produk mengalami penyesuaian harga, sebagian masih dipertahankan agar relevan dengan kebutuhan pelanggan.

Tabel Harga BBM Non-Subsidi Pertamina per 4 Mei 2026

Jenis BBM Harga Lama (Rp/L) Harga Baru (Rp/L) Kenaikan (Rp) Kenaikan (%)
Pertamax Turbo (RON 98) 19.400 19.900 500 2,58%
Dexlite (CN 51) 23.600 26.000 2.400 10,17%
Pertamina Dex (CN 53) 23.900 27.900 4.000 16,74%
Pertamax (RON 92) 12.300 12.300 0 0%
Pertamax Green 95 (RON 95) 12.900 12.900 0 0%

Sumber: Pertamina Patra Niaga

Sebelumnya, sejumlah SPBU swasta juga telah lebih dulu menaikkan harga BBM, terutama untuk jenis diesel. 

Baca Juga: Mendag Buka Suara! Ini Penyebab Harga MinyaKita Berpotensi Naik

Mengutip Kompas.com, SPBU BP menaikkan harga BP Ultimate Diesel menjadi Rp 30.890 per liter dari sebelumnya Rp 25.560 per liter. 

Kenaikan serupa terjadi di SPBU Vivo. Produk Diesel Primus Plus kini dijual Rp 30.890 per liter, melonjak dari Rp 14.610 per liter pada 1 Maret 2026. Adapun harga BBM lainnya di SPBU BP dan Vivo relatif tidak berubah. 

BP 92 tetap Rp 12.390 per liter, BP Ultimate Rp 12.930 per liter, serta Revvo 92 dan Revvo 95 masing-masing berada di level Rp 12.390 dan Rp 12.930 per liter.

Harga BBM di SPBU BP-AKR

  • BP 92 (RON 92): Rp 12.390 per liter
  • BP Ultimate (RON 95): Rp 12.930 per liter
  • BP Ultimate Diesel (CN 53): Rp 30.890 per liter

Harga BBM di SPBU Vivo

  • Revvo 92 (RON 92): Rp 12.390 per liter
  • Revvo 95 (RON 95): Rp 12.930 per liter
  • Diesel Primus (CN 51): Rp 30.890 per liter

Harga minyak global naik

Kenaikan harga BBM non-subsidi Pertamina ini terjadi di tengah lonjakan harga minyak dunia akibat eskalasi konflik di Timur Tengah. 

Mengutip Reuters, harga minyak Brent melonjak 5,8% atau naik US$ 6,27 dan ditutup di US$ 114,44 per barel pada Senin (4/5/2026). Sementara minyak mentah WTI naik 4,4% atau bertambah US$ 4,48 menjadi US$ 106,42 per barel. 

Tabel. Pergerakan Harga Minyak Dunia (Penutupan Senin, 4 Mei 2026)

Jenis Minyak Harga Penutupan Kenaikan (US$) Kenaikan (%)
Brent US$ 114,44 per barel +US$ 6,27 +5,8%
WTI US$ 106,42 per barel +US$ 4,48 +4,4%

Sumber: Reuters

Lonjakan harga minyak dipicu serangan Iran terhadap sejumlah kapal di Selat Hormuz dan pelabuhan minyak di Uni Emirat Arab (UEA), yang meningkatkan kekhawatiran gangguan pasokan global. 

Tonton: BBM Nonsubsidi Naik per 4 Mei 2026, Pertamina Dex Tembus Rp 27.900 per Liter

Sekitar 20% pasokan minyak global melintasi Selat Hormuz, sehingga gangguan di jalur tersebut dapat mendorong kenaikan harga energi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

×