kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.830.000   -50.000   -1,74%
  • USD/IDR 17.185   22,00   0,13%
  • IDX 7.563   3,97   0,05%
  • KOMPAS100 1.038   -1,28   -0,12%
  • LQ45 741   -2,47   -0,33%
  • ISSI 274   0,60   0,22%
  • IDX30 402   1,62   0,41%
  • IDXHIDIV20 490   2,93   0,60%
  • IDX80 116   -0,15   -0,13%
  • IDXV30 140   1,28   0,92%
  • IDXQ30 128   0,44   0,34%

BBM jenis Premium mau dihapus, YLKI: Masyarakat sensitif soal harga


Senin, 16 November 2020 / 05:50 WIB

Reporter: Dimas Andi | Editor: Tendi Mahadi

Dengan begitu, saat ini yang paling dibutuhkan adalah konsistensi regulasi dan sinergitas antar kementerian atau lembaga, termasuk pemerintah pusat. “Selama ini implementasi BBM ramah lingkungan justru terkendala adanya regulasi dan kebijakan yang tidak konsisten oleh pemerintah pusat,” imbuh Tulus.

YLKI juga menilai, di masa transisi penghapusan Premium, sudah seharusnya masyarakat diberi kemudahan-kemudahan seperti harga promo produk BBM berkualitas. Dalam hal ini, jangan sampai timbul asumsi bahwa BBM ramah lingkungan lebih mahal dari segi harga.

Baca Juga: Jangan tanya lagi! Freeport tak bangun smelter baru, cuma ekspansi smelter eksisting

Hal ini sebenarnya sudah dijalankan oleh Pertamina melalui berbagai promo harga BBM Pertamax dan Dexlite Series. Pertamina juga beberapa kali menjual produk Pertalite seharga Premium sebagai bagian Program Langit Biru.

“Masyarakat memang sensitif soal harga. Jika masih ada pilihan produk yang lebih murah, tentu mereka akan pilih itu,” tandas Tulus.

Selanjutnya: Bidik peluang permintaan energi dalam negeri, bisnis Elnusa (ELSA) terus mengalir

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

×