Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
KONTAN.CO.ID - Kabar pencairan bantuan sosial (bansos) PKH BPNT April 2026 banyak dinantikan masyarakat. Pemerintah memastikan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) untuk triwulan II tahun 2026 mulai disalurkan bulan ini.
Namun di balik pencairan tersebut, ribuan penerima justru dicoret dari daftar. Karena itu, masyarakat diminta segera cek bansos untuk memastikan masih terdaftar atau tidak.
Bansos PKH BPNT tahap 2 2026 kapan cair?
Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) mempercepat penyaluran bansos PKH BPNT tahap 2 2026. Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyampaikan bahwa pencairan dilakukan mulai pekan kedua April 2026, lebih cepat dari periode sebelumnya.
"Sekarang setiap tanggal 10 kami menerima hasil pemutakhiran data dan itu menjadi pedoman dalam penyaluran bansos setiap bulannya. Jadi untuk triwulan kedua ini (cair) dimulai pekan kedua April," kata Gus Ipul, Rabu (1/4/2026).
Percepatan ini dilakukan berkat pembaruan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang kini diperbarui secara rutin setiap bulan. Dengan sistem ini, penyaluran bansos menjadi lebih cepat, akurat, dan tepat sasaran.
11.014 penerima dicoret dari bansos PKH BPNT
Di sisi lain, pembaruan data juga berdampak pada daftar penerima. Sebanyak 11.014 orang dicoret dari bansos PKH BPNT pada triwulan II 2026.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar menjelaskan, pencoretan ini dilakukan karena adanya inclusion error, yakni penerima yang sebenarnya sudah tidak layak menerima bantuan.
Baca Juga: Harga Plastik Meroket 40%: TAYS Putar Otak, MYOR Punya Strategi
"Kami sudah membersihkan masyarakat yang tadinya menerima bansos, kami cermati semestinya dia adalah orang-orang yang tidak perlu menerima bansos atau dibersihkan sekitar 11.014 orang," ujar Amalia.
Sebagian dari mereka diketahui sudah berada di kelompok ekonomi menengah (desil 5–10), sehingga tidak lagi masuk kategori miskin atau rentan.
Data penerima bansos bersifat dinamis
Menteri Sosial menegaskan bahwa perubahan data penerima bansos adalah hal yang wajar.
"Ada yang sebelumnya tidak pernah menerima jadi menerima. Ada yang selama ini menerima, mereka tidak menerima lagi di triwulan kedua ini. Memang datanya dinamis," tutur Gus Ipul.
Pembaruan ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025 agar penyaluran bansos semakin tepat sasaran.
Selain itu, hasil verifikasi terbaru juga menunjukkan adanya tambahan sekitar 25.000 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) baru yang dinilai layak menerima bantuan.
Cara cek penerima PKH BPNT April 2026 lewat HP
Bagi masyarakat yang ingin memastikan statusnya, cara cek bansos PKH BPNT April 2026 bisa dilakukan secara online hanya dengan NIK KTP.
Berikut langkah-langkah cek bansos Kemensos 2026:
- Buka situs https://cekbansos.kemensos.go.id
- Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sesuai KTP
- Ketik kode captcha yang muncul
- Klik tombol “CARI DATA”
- Sistem akan menampilkan status bansos
Hasil pencarian cek bansos akan mencakup informasi seperti nama penerima, status bantuan, jenis bantuan, hingga periode penyaluran.
Jika nama sudah terdaftar tapi bantuan belum cair, kemungkinan proses penyaluran masih berlangsung di wilayah masing-masing.
Selain lewat situs, cek bansos juga bisa dilakukan melalui aplikasi Cek Bansos di HP Android maupun iPhone.
Jalur penyaluran bansos PKH BPNT 2026
Adapun penyaluran bansos PKH BPNT 2026 dilakukan melalui dua jalur utama, yaitu:
- Bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara)
- PT Pos Indonesia
Untuk penerima baru yang belum memiliki rekening bank, bantuan akan disalurkan sementara melalui PT Pos Indonesia. Hal ini karena proses pembukaan rekening membutuhkan waktu sekitar dua hingga tiga bulan.
Setelah rekening aktif, penyaluran berikutnya akan dialihkan ke bank Himbara agar lebih praktis.
Tonton: Dana Asing Kabur, Pasar RI Diguncang di Awal Tahun
Jumlah penerima bansos 2026 dan imbauan pemerintah
Pada triwulan II 2026, jumlah penerima bansos mencapai sekitar 18 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh Indonesia.
Pemerintah memastikan seluruh bantuan disalurkan berdasarkan data terbaru hasil verifikasi agar tepat sasaran.
Bagi masyarakat yang tidak terdaftar atau merasa keberatan, pengaduan bisa dilakukan melalui RT/RW setempat, dinas sosial, command center 121, atau WhatsApp 08877171171.
Itulah informasi seputar pencairan bansos PKH BPNT April 2026. Karena data bersifat dinamis, masyarakat disarankan rutin cek bansos menggunakan NIK agar tidak ketinggalan informasi terbaru.
(Mela Arnani)
Sumber: https://money.kompas.com/read/2026/04/22/084711726/bansos-pkh-bpnt-april-2026-mulai-cair-11014-penerima-dicoret-cek-nama-anda?page=all#page2.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













