Reporter: Sabrina Rhamadanty | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
Sebelumnya, PT Pertamina International Shipping (PIS) juga memastikan bahwa rantai pasok dan distribusi energi tetap berjalan normal meskipun dua kapal masih berada di kawasan Teluk Arab.
Pjs Corporate Secretary PIS Vega Pita menjelaskan bahwa sejak konflik di Timur Tengah memanas, dua kapal milik PIS yakni Rinjani dan Paragon telah berhasil meninggalkan area konflik.
Sementara itu, dua kapal lainnya yaitu VLCC Pertamina Pride dan Gamsunoro masih berada di kawasan Teluk Arab dan menunggu kondisi aman untuk melintas melalui Selat Hormuz.
"Kapal-kapal ini sedang menunggu situasi aman untuk dapat keluar melalui Selat Hormuz. Keduanya dalam kondisi aman," ujarnya.
Tonton: HEBOH! Netanyahu Dikabarkan Tewas dalam Serangan Terbaru Iran, Benarkah?
Meski demikian, PIS memastikan rantai pasok energi tetap solid karena operasional pengangkutan energi didukung oleh sekitar 345 armada kapal yang berada di bawah pengelolaan entitas Pertamina Group.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













