kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -20.000   -0,77%
  • USD/IDR 17.909   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.926   -10,17   -0,17%
  • KOMPAS100 765   -0,18   -0,02%
  • LQ45 589   -1,71   -0,29%
  • ISSI 206   -0,73   -0,35%
  • IDX30 328   -1,45   -0,44%
  • IDXHIDIV20 422   -0,98   -0,23%
  • IDX80 87   -0,08   -0,10%
  • IDXV30 116   -0,04   -0,04%
  • IDXQ30 108   -0,46   -0,42%

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) merampungkan audit BPJS Ketenagakerjaan


Senin, 25 Januari 2021 / 05:05 WIB

Reporter: Ferrika Sari | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) telah merampungkan audit serta pemeriksaan terhadap pengelolaan dana di BPJS Ketenagakerjaan. Rencananya, hasil audit tersebut akan diserahkan kepada Kejaksaan Agung (Kejagung). 

"BPK baru saja selesai melalui audit pemeriksaan dengan tujuan tertentu (PDTT) dan selesai tanggal 20 Januari 2021. Laporan hasil pemeriksaan (LHP) juga sudah saya serahkan kepada BPJS pada Rabu, 20 Januari 2021," kata Anggota III BPK Achsanul Qosasi, Jumat (22/1).

Ia menyebut, BPK sudah berdiskusi dengan kejaksaan. Dalam hal ini, BPK masih menunggu surat permohonan resmi untuk permintaan dokumen pemeriksaan yang sudah dilakukan. "Dokumen sudah saya siapkan. Saya akan berikan di hari saat surat itu sudah saya terima. Mungkin hari Jumat atau bisa juga hari Senin," ungkapnya. 

Lembaga ini sendiri, melakukan pemeriksaan terhadap laporan serta transaksi keuangan BPJS Ketenegakerjaan pada tahun 2017 - 2019. Salah satu auditnya terkait potensi kerugian negara dalam pengelolaan dana. Sayangnya, ia enggan mengungkapkan apa saja temuan BPK. "Tentang temuan, biar nanti penyidik yang menjelaskan," terangnya. 

Baca Juga: Dugaan korupsi, BP Jamsostek siap berikan keterangan secara transparan

Di pihak lain, kejaksaan terus mendalami kasus dugaan korupsi dalam pengelolaan dana di BPJS Ketenagakerjaan. Selasa (19/1) kejaksaan bahkan telah menggeledah penggeledahan kantor BPJS Ketenagakerjaan serta memeriksa dua orang direksi sebagai saksi pada Jumat (22/1). 

"Pemeriksaan saksi dilakukan guna mencari fakta hukum dan mengumpullkan alat bukti tentang Perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada pengelolaan keuangan dan dana investasi BPJS Ketenagakerjaan," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspes) Kejagung Leonard Eben Ezer Simanjuntak. 

Adapun dua saksi yang diperiksa adalah MKS selaku Direktur Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan serta EA selaku Direktur Keuangan BPJS Ketenagakerjaan. 

Sebelumnya, kejaksaan telah menaikkan status dari penyelidikan ke penyidikkan. Penyidik bekerja sama dengan BPK untuk melakukan investigasi atas transaksi saham dan reksadana di BPJS Ketenagakerjaan. 

Selanjutnya: BP Jamsostek jelaskan strategi investasinya setelah disidik Kejagung

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
KONTAN10.10
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

×