kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.065   65,00   0,36%
  • IDX 5.734   -206,81   -3,48%
  • KOMPAS100 757   -28,35   -3,61%
  • LQ45 570   -18,92   -3,21%
  • ISSI 199   -6,89   -3,34%
  • IDX30 323   -10,54   -3,16%
  • IDXHIDIV20 402   -10,51   -2,55%
  • IDX80 86   -3,16   -3,56%
  • IDXV30 110   -3,44   -3,03%
  • IDXQ30 105   -3,15   -2,92%

Awas, usia berikut lebih mudah terserang virus corona varian baru


Rabu, 30 Desember 2020 / 16:15 WIB

Sumber: Kompas.com | Editor: Adi Wikanto

Hal inilah yang kemudian membuat anak-anak bisa menjadi lebih rentan untuk terinfeksi Covid-19. "Bukan karena virus tersebut secara khusus menargetkan anak-anak. Tetapi karena sekarang lebih sedikit yang bisa menghambat virus masuk ke sel," ujar Barclay.

“Mengingat pola pencampuran virus, maka akan melihat lebih banyak anak yang terinfeksi," tambahnya.

Hingga saat ini para peneliti terus mempelajari efek dari varian virus corona baru. Gejala yang ditimbulkan masih sama seperti sebelumnya.

WebMD melaporkan gejala infeksi varian baru virus corona antara lain demam, batuk, sesak atau sulit napas, kelelahan, menggigil, dan terkadang gemetar. Bisa juga muncul gejala pegal-pegal, sakit kepala, sakit tenggorokan, hidung tersumbat, kehilangan penciuman, mual, dan diare.

Barclay mengingatkan, varian baru virus corona dapat menyebabkan pneumonia, gagal napas, masalah jantung, masalah hati, syok septik, dan kematian. "Banyak komplikasi Covid-19 yang mungkin disebabkan oleh kondisi sindrom pelepasan sitokin atau badai sitokin," tambahnya.

Badai sitokin terjadi ketika infeksi memicu sistem kekebalan 'membanjiri' aliran darah dengan protein inflamasi yang disebut sitokin. Kondisi ini dapat membunuh jaringan dan merusak organ.

Baca juga: Hubungan seks setiap hari menyehatkan? Ini kata dokter

Gejala untuk kondisi tersebut cukup parah dan membutuhkan pertolongan medis dengan segera. Gejala infeksi varian baru virus corona antara lain.

1. Kesulitan bernapas atau sesak napas

2. Nyeri atau tekanan dada

3. Kebingungan

4. Sulit bangun

5. Bibir atau wajah kebiruan

Ingat, pandemi belum berakhir dan sekarang malah timbul varian baru virus corona. Tetap patuhi protokol kesehatan dengan mencuci tangan, menjaga jarak, dan memakai masker untuk pencegah penularan virus corona.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mutasi Virus Corona di Inggris Lebih Mudah Serang Anak-anak",


Penulis : Maria Adeline Tiara Putri
Editor : Lusia Kus Anna

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitanganpakaisabun

Selanjutnya: Ini bahaya varian baru virus corona menurut IDI

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

×