kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Aturan soal bank umum bakal dirilis, komposisi bank besar ikut berubah


Kamis, 19 Agustus 2021 / 08:45 WIB

Reporter: Maizal Walfajri | Editor: Tendi Mahadi

Hingga paruh pertama 2021 ini, setidaknya terdapat delapan bank BUKU IV di tanah air. Bank-bank itu meliputi Bank Mandiri, Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Central Asia (BCA), Bank Negara Indonesia (BNI), Bank CIMB Niaga, Bank Panin, Bank Danamon, dan Bank Permata.

Melalui aturan baru ini, tinggal Bank Mandiri, BRI, BCA, dan BNI saja yang masuk dalam jajaran KMBI VI. Sedangkan Bank CIMB Niaga, Bank Panin, Bank Danamon, dan Bank Permata masuk ke KMBI III lantaran modla inti yang dimiliki di bawah Rp 70 triliun. 

Calon beleid ini juga turut meningkatkan modal disetor pendirian bank, dari minimum Rp 3 triliun menjadi minimum Rp 10 triliun. Piter menilai ketentuan ini bagus bagi industri perbankan. 

“Kenaikan modal minimum memang harus dilakukan untuk mengantisipasi semakin tingginya risiko bank. Terutama seiring dengan tren digitalisasi dan adanya persaingan bank dengan fintech,” jelas Piter. 

Selanjutnya: Dukung UMKM, BCA luncurkan program Bangga Lokal Kolaberaksi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU

×