kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.565.000   4.000   0,16%
  • USD/IDR 18.031   71,00   0,40%
  • IDX 5.193   -671,16   -11,45%
  • KOMPAS100 659   -102,20   -13,43%
  • LQ45 510   -80,30   -13,61%
  • ISSI 180   -21,59   -10,72%
  • IDX30 284   -44,31   -13,48%
  • IDXHIDIV20 367   -55,76   -13,19%
  • IDX80 76   -11,72   -13,42%
  • IDXV30 103   -13,28   -11,47%
  • IDXQ30 93   -14,76   -13,67%

AS tuduh China gunakan milisi maritim di Laut China Selatan untuk ancam negara lain


Rabu, 24 Maret 2021 / 00:25 WIB

Sumber: Channel News Asia | Editor: S.S. Kurniawan

Filipina telah mengajukan protes diplomatik atas kehadiran ratusan kapal nelayan China, menurut Menteri Luar Negeri Teodoro Locsin Jr. 

China bersikeras memiliki terumbu karang, yang mereka sebut Niue Jiao, dan mengatakan kapal nelayan mereka berkumpul di daerah itu untuk menghindari cuaca buruk.

Beijing membantah kapal-kapal itu adalah milisi maritim. "Setiap spekulasi semacam itu tidak membantu apa-apa selain menyebabkan gangguan yang tidak perlu," kata Kedutaan Besar China untuk Filifina dalam pernyataan Senin. 

China berharap, situasi tersebut bisa ditangani secara obyektif dan rasional.

Kedutaan Besar AS, bagaimanapun, mengatakan: "Kapal China telah berlabuh di daerah tersebut selama berbulan-bulan dengan jumlah yang terus meningkat, terlepas dari cuaca yang buruk".

Selanjutnya: Filipina tuding 220 kapal China mengepung Laut China Selatan, ini jawaban Beijing

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
KONTAN10.10
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

×