kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.615.000   -20.000   -0,76%
  • USD/IDR 18.120   -5,00   -0,03%
  • IDX 6.065   27,02   0,45%
  • KOMPAS100 793   4,38   0,56%
  • LQ45 602   -0,81   -0,13%
  • ISSI 210   2,91   1,41%
  • IDX30 340   -0,70   -0,21%
  • IDXHIDIV20 422   -1,10   -0,26%
  • IDX80 90   0,37   0,42%
  • IDXV30 115   0,63   0,55%
  • IDXQ30 109   -0,18   -0,16%

AS tuduh China gunakan milisi maritim di Laut China Selatan untuk ancam negara lain


Rabu, 24 Maret 2021 / 00:25 WIB

Sumber: Channel News Asia | Editor: S.S. Kurniawan

Filipina telah mengajukan protes diplomatik atas kehadiran ratusan kapal nelayan China, menurut Menteri Luar Negeri Teodoro Locsin Jr. 

China bersikeras memiliki terumbu karang, yang mereka sebut Niue Jiao, dan mengatakan kapal nelayan mereka berkumpul di daerah itu untuk menghindari cuaca buruk.

Beijing membantah kapal-kapal itu adalah milisi maritim. "Setiap spekulasi semacam itu tidak membantu apa-apa selain menyebabkan gangguan yang tidak perlu," kata Kedutaan Besar China untuk Filifina dalam pernyataan Senin. 

China berharap, situasi tersebut bisa ditangani secara obyektif dan rasional.

Kedutaan Besar AS, bagaimanapun, mengatakan: "Kapal China telah berlabuh di daerah tersebut selama berbulan-bulan dengan jumlah yang terus meningkat, terlepas dari cuaca yang buruk".

Selanjutnya: Filipina tuding 220 kapal China mengepung Laut China Selatan, ini jawaban Beijing

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Terpopuler
Kontan Academy
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

×