kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.619   66,00   0,38%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

AS kirim pesawat mata-mata, saat militer China latihan tembak langsung


Kamis, 25 Maret 2021 / 16:05 WIB

Sumber: Global Times | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - BEIJING. South China Sea Strategic Situation Probing Initiative (SCSPI) mengungkapkan, pada Senin (22/3) lalu, AS mengirim pesawat mata-mata untuk melakukan pengintaian dekat wilayah pesisir Selatan China.

Mengutip Global Times, Rabu (24/3), menurut lembaga think tank berbasis di Beijing tersebut, itu merupakan rekor baru untuk pengintaian pesawat mata-mata AS paling dekat dengan garis pantai China. 

Dan, SCSPI mengungkapkan, aktivitas militer AS itu bertepatan dengan latihan tembak-menembak Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) yang berlangsung di wilayah tersebut.

Sepanjang bulan ini, militer China melakukan latihan militer intens untuk memperkuat kemampuan Angkatan Laut mereka. Tiga titik perairan vital jadi fokus utama PLA dalam latihan tersebut.

CCTV melaporkan, seperti dilansir Global Times, tiga komando teater PLA masing-masing menggelar latihan berorientasi pertempuran di Laut Kuning, Laut China Timur, dan Laut China Selatan.

Baca Juga: Demi rebut kemenangan saat perang, China gelar latihan dukungan maritim

Di Laut Kuning, Komando Teater Utara PLA mengerahkan kapal korvet Type 056 dan Type 056A Wuhai, Datong, dan Yingkou. Mereka melakukan penembakan senjata utama, senjata sekunder, dan pertahanan udara dengan meluncurkan suar.

Kemudian di Laut China Timur, kapal perusak Type 052C Jinan dan fregat Type 054A Changzhou dari Komando Teater Timur PLA melakukan lebih dari 10 misi pelatihan, termasuk pertempuran dengan kapal perang, kapal selam, dan pesawat tempur, serta serangan tembakan gabungan. 

Sementara di Laut China Selatan, berbagai jenis kapal tunda juga pendukung dari Komando Teater Selatan melakukan pencarian dan penyelamatan maritim serta latihan penarikan darurat.

SCSPI menyebutkan, militer AS berulang kali mengerahkan platform senjata strategis, termasuk kelompok penyerang kapal induk ke Laut China Selatan pada 2020 dalam waktu yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Selanjutnya: Libatkan 2 kapal perusak buatan Rusia, China gelar patroli dan latihan militer

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

×