kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Apa kabar vaksin Merah Putih? Ini penjelasan Menristek


Jumat, 29 Januari 2021 / 11:36 WIB
ILUSTRASI. Vaksin Merah Putih yang sedang dikembangkan saat ini bisa mendapat izin penggunaan darurat pada akhir 2021 atau awal 2022. FOTO ANTARA / Irwansyah Putra/foc.

Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Ia juga mengatakan, daya tahan tubuh yang muncul setelah disuntik vaksin Covid-19 buatan perusahaan manapun tidak akan bertahan selamanya. Oleh karenanya, perlu dilakukan penyuntikan ulang (booster) paling lambat dua tahun setelah vaksinasi pertama.  

"Dan pada waktu itu pada waktu tahapan vaksinasi ulang maupun tahapan booster kita harapkan di situlah vaksin Merah Putih sudah memegang kendali," tutur dia. 

Ia mengatakan, pengembangan vaksin Merah Putih juga penting untuk menciptakan kemandirian bangsa terhadap vaksin. Menristek mengatakan, kemandirian vaksin penting dalam mengembangkan kebijakan kesehatan yang sifatnya preventif. 

Dia juga mengundang dan mendorong perusahaan swasta lain berpartisipasi dalam industri pengembangan vaksin sehingga memperkuat industri vaksin dan kapasitas produksi vaksin dalam negeri.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Menristek: Diharapkan Akhir Tahun 2021 Vaksin Merah Putih Dapat Izin Darurat"

Editor : Diamanty Meiliana

Selanjutnya: Menkes update vaksin corona merah putih, ini perkembangannya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

×