kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.733.000   -10.000   -0,36%
  • USD/IDR 18.030   -170,00   -0,93%
  • IDX 5.747   404,51   7,57%
  • KOMPAS100 759   60,97   8,73%
  • LQ45 569   42,24   8,01%
  • ISSI 197   12,24   6,63%
  • IDX30 323   24,38   8,17%
  • IDXHIDIV20 398   27,88   7,53%
  • IDX80 86   6,64   8,36%
  • IDXV30 108   6,11   5,97%
  • IDXQ30 104   7,83   8,16%

6 Risiko yang Membayangi Ekonomi Indonesia di 2023, Amankah Kita dari Resesi?


Selasa, 08 November 2022 / 06:29 WIB
ILUSTRASI. Masih ada berbagai tantangan yang akan dihadapi dan berpotensi memberi tekanan pada ekonomi tahun depan. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN

Reporter: Bidara Pink, kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Apa saja risiko tersebut?

  • Pertama, permasalahan geopolitik yang masih berlanjut, di antaranya konflik Rusia dan Ukraina. Kondisi ini menyebabkan gangguan sisi suplai serta harga komoditas yang masih tinggi walaupun kondisinya mulai mengalami normalisasi. 
  • Kedua, kenaikan inflasi global yang belum mereda akibat kenaikan permintaan konsumen dan harga energi yang sangat mahal. Inflasi yang tinggi ini akan menimbulkan luka memar yang berpotensi memicu stagflasi. 
  • Ketiga, perlambatan ekonomi global yang tentu saja mempengaruhi laju pertumbuhan ekonomi domestik. Keempat, cuaca ekstrem karena perubahan iklim yang menyebabkan berbagai bencana alam dan bermuara pada kerugian secara ekonomi. 
  • Kelima, ruang fiskal yang yang lebih sempit di tengah konsolidasi fiskal pemerintah, yaitu mengembalikan defisit anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) untuk kembali ke bawah 3% produk domestik bruto (PDB) di 2023. 
  • Keenam, ada potensi penerimaan dari windfall komoditas bisa lebih kecil dari yang diterima Indonesia pada tahun 2023. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

×