kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.488.000   -16.000   -0,64%
  • USD/IDR 16.740   33,00   0,20%
  • IDX 8.748   101,19   1,17%
  • KOMPAS100 1.205   11,60   0,97%
  • LQ45 852   5,43   0,64%
  • ISSI 315   6,02   1,95%
  • IDX30 439   1,60   0,37%
  • IDXHIDIV20 511   1,24   0,24%
  • IDX80 134   1,29   0,97%
  • IDXV30 140   1,02   0,73%
  • IDXQ30 140   0,22   0,15%

6 Risiko yang Membayangi Ekonomi Indonesia di 2023, Amankah Kita dari Resesi?


Selasa, 08 November 2022 / 06:29 WIB
6 Risiko yang Membayangi Ekonomi Indonesia di 2023, Amankah Kita dari Resesi?
ILUSTRASI. Masih ada berbagai tantangan yang akan dihadapi dan berpotensi memberi tekanan pada ekonomi tahun depan. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN

Reporter: Bidara Pink, kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Apa saja risiko tersebut?

  • Pertama, permasalahan geopolitik yang masih berlanjut, di antaranya konflik Rusia dan Ukraina. Kondisi ini menyebabkan gangguan sisi suplai serta harga komoditas yang masih tinggi walaupun kondisinya mulai mengalami normalisasi. 
  • Kedua, kenaikan inflasi global yang belum mereda akibat kenaikan permintaan konsumen dan harga energi yang sangat mahal. Inflasi yang tinggi ini akan menimbulkan luka memar yang berpotensi memicu stagflasi. 
  • Ketiga, perlambatan ekonomi global yang tentu saja mempengaruhi laju pertumbuhan ekonomi domestik. Keempat, cuaca ekstrem karena perubahan iklim yang menyebabkan berbagai bencana alam dan bermuara pada kerugian secara ekonomi. 
  • Kelima, ruang fiskal yang yang lebih sempit di tengah konsolidasi fiskal pemerintah, yaitu mengembalikan defisit anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) untuk kembali ke bawah 3% produk domestik bruto (PDB) di 2023. 
  • Keenam, ada potensi penerimaan dari windfall komoditas bisa lebih kecil dari yang diterima Indonesia pada tahun 2023. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU

×