Widodo Makmur (WMUU) Siapkan Capex Rp 1,2 Triliun pada Tahun Ini

Rabu, 23 Februari 2022 | 05:45 WIB   Reporter: Vina Elvira
Widodo Makmur (WMUU) Siapkan Capex Rp 1,2 Triliun pada Tahun Ini


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten perunggasan, PT Widodo Makmur Unggas Tbk (WMUU) berencana menambah fasilitas rumah potong hewan unggas (RPHU) pada tahun ini. Langkah tersebut merupakan salah satu upaya perusahaan dalam meningkatkan efisiensi produksi untuk ke depannya. 

Chief Financial & Human Capital Officer WMUU, Wahyu Andi Susilo menyampaikan, seperti tahun lalu, kontribusi pendapatan utama perusahaan di tahun ini, ditargetkan masih akan berasal dari segmen karkas.

Target ini, sejalan pula dengan strategi bisnis perusahaan yang memang memfokuskan bisnisnya di sektor hilir. "Yang di-support dengan penambahan fasilitas RPHU, seperti yang telah disampaikan sebelumnya perseroan tahun ini akan menambah fasilitas rumah potong hewan unggas milik perseroan," ungkap Wahyu, saat dihubungi Kontan.co.id, Selasa (22/2). 

Untuk mendukung rencana bisnis perusahaan di sepanjang tahun ini, WMUU pun menganggarkan alokasi belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp 1,2 triliun. Dana tersebut, nantinya akan gunakan sebagai modal pengembangan beberapa fasilitas perusahaan, antara lain, RPHU, Broiler Commercial Farm, Feedmil, Breeding Farm serta Layer Farm.

Baca Juga: Bumi Serpong Damai (BSDE) Targetkan Marketing Sales Rp 7,7 Triliun pada Tahun Ini

Dari sisi strategi bisnis, ujar Wahyu, saat ini WHMUU tengah fokus meningkatkan penambahan titik jaringan distribusi produk, melalui kemitraan dengan berbagai mitra strategis di berbagai wilayah di Tanah Air. "Ini berguna untuk menyerap dan memasarkan produk perseroan secara langsung ke end-user," ujarnya. 

Selain itu, pada awal tahun ini, Widodo Makmur juga telah mencapai beberapa kesepakatan dengan mitra–mitra strategis, untuk menyerap hasil produksi perusahaan di sepanjang tahun. Sejumlah agenda bisnis yang direncanakan di tahun ini, membuat perusahaan optimistis dan membidik peningkatan pendapatan maupun laba bersih sebesar 25% dibandingkan tahun sebelumnya. 

WMUU belum merilis secara resmi laporan keuangan tahun buku 2021. Namun, hingga  kuartal III-2021, WMUU tercatat membukukan penjualan sebesar Rp 2,19 triliun atau melonjak 167,7% dari semula Rp 818,06 miliar per kuartal III-2020.

Dari sisi bottom line, laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk alias laba bersih WMUU juga turut melesat menjadi sebesar Rp 144,09 miliar, atau tumbuh 177,5% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu senilai Rp 51,91 miliar. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Tendi Mahadi

Terbaru