Warren Buffett: Jangan Prediksi Arah Ekonomi, Lebih Baik Pelajari Perusahaan

Sabtu, 14 Januari 2023 | 04:00 WIB   Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie
Warren Buffett: Jangan Prediksi Arah Ekonomi, Lebih Baik Pelajari Perusahaan


KONTAN.CO.ID - Ketika harga saham jatuh, godaan terbesar adalah berpikir harganya hanya akan terus turun. Ini sama tidak rasionalnya dengan ketika investor berpikir bahwa harga saham hanya bisa naik, seperti yang dirasakan banyak investor di awal tahun 2021. 

Tetapi ketakutan akan pasar saham dan ekonomi yang memburuk adalah alasan utama mengapa banyak saham berkualitas berjuang, atau tidak diperdagangkan pada penilaian yang lebih baik.

Investor miliarder Warren Buffett tidak menyibukkan diri dengan pandangan dan prakiraan karena dia yakin bahwa valuasi akan meningkat dalam jangka panjang. 

Selama bertahun-tahun, dia telah menawarkan beberapa nasihat berharga yang dapat membantu memandu tindakan investor pada saat yang penuh tantangan seperti ini.

Apa saja nasihatnya?

Baca Juga: Warren Buffett Tak Menyukai Kartu Kredit, Ini Alasannya

Berikut nasihat investasi ciamik dari Warren Buffett untuk investasi pada tahun 2023 seperti yang dilansir dari The Motley Fool dan The Smart Investor:

1. Jangan menunggu terlalu lama untuk berinvestasi

Bahaya besar bagi investor adalah mencoba mengatur waktu pasar, atau memprediksi kapan sebuah saham telah mencapai titik terendah sebelum membeli. 

Kenyataannya adalah Anda tidak akan tahu bahwa sebuah saham telah mencapai titik terendah sampai pulih. Risiko yang lebih besar adalah menunggu terlalu lama dan melihat reli saham, lalu berpotensi menjadi terlalu mahal untuk dibeli.

Nasihat Buffett sederhana: "Jangan melewatkan sesuatu yang menarik hari ini karena Anda pikir Anda akan menemukan sesuatu yang jauh lebih menarik besok." 

Dengan menjadi terlalu serakah, investor bisa kehilangan kesempatan untuk membeli yang bagus.

2. Manfaatkan momen saham bagus dengan harga murah

Jika bisnis kuat dan valuasinya rendah, investor jangka panjang harus mengenali peluang pembelian dan memanfaatkannya selagi ada. 

Sementara Buffett adalah pemburu barang murah, dia tidak takut membayar harga yang wajar untuk sebuah saham: "Jauh lebih baik membeli perusahaan yang bagus dengan harga yang wajar daripada perusahaan yang biasa dengan harga yang luar biasa."

Baca Juga: 3 Manuver Warren Buffett Menyambut Hujan Emas setelah Awan Gelap di Langit Ekonomi

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Terbaru