kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.679.000   50.000   1,90%
  • USD/IDR 17.910   -29,00   -0,16%
  • IDX 6.410   65,94   1,04%
  • KOMPAS100 845   12,09   1,45%
  • LQ45 640   9,44   1,50%
  • ISSI 222   2,82   1,29%
  • IDX30 359   5,14   1,45%
  • IDXHIDIV20 438   4,81   1,11%
  • IDX80 96   1,44   1,52%
  • IDXV30 120   0,97   0,81%
  • IDXQ30 114   1,39   1,23%

Wamenkes: Ruang perawatan mencukupi untuk antisipasi lonjakan kasus Covid-19


Jumat, 28 Mei 2021 / 04:15 WIB

Reporter: Abdul Basith Bardan | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah berupaya mengantisipasi lonjakan kasus positif virus corona (Covid-19) pasca masa libur panjang lebaran.

Kementerian Kesehatan menjamin ketersediaan kamar rawat untuk menampung pasien Covid-19, baik untuk pasien yang membutuhkan perawatan intensif maupun pasien isolasi.

"Jadi kita punya kapsitas 300% lagi dari yang ada sekarang yang sudah dirawat sekarang," ujar Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono saat rapat dengar pendapat dengan Komisi IX DPR RI, Kamis (27/5).

Dante menyampaikan total kamar rawat intensif yang ada saat ini sebanyak 7.615 kamar. Sementara pasien yang dirawat di ruang intensif saat ini sebanyak 2.489 pasien.

Baca Juga: Hati-hati, mutasi virus corona menular 3 kali lipat lebih cepat

Kesiapan kamar perawatan hingga 300% untuk mengantisipasi lonjakan pasien juga dipastikan bagi kamar rawat isolasi. Dari 71.509 kamar rumah sakit yang disiapkan untuk isolasi, saat ini terpakai sebanyak 23.182 kamar.

Dante juga memastikan ketersediaan obat untuk mengatasi lonjakan pasien. Diperkirakan lonjakan akan terjadi pada pertengahan Juni mendatang sebesar 50% dari pertumbuhan kasus saat ini.

"Menyediakan obat 50% lebih besar secara 3 bulan ke depan dibandingkan dengan kapastas obat yang ada sekarang," terang Dante

Pemerintah juga menjadikan kondisi gelombang kasus positif Covid-19 di India sebagai pelajaran. Kematian yang tinggi di India membuat pemerintah menjamin ketersediaan oksigen dalam penanganan Covid-19.

"Kami menambah kapasitas mutu dan penambahan jumlah oksigen yang cukup baik, sehingga bisa menjangkau yang 76.000 kasus dalam isolasi tadi supaya pasien tetap terjaga," ungkap Dante.

Sebagai informasi, berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19, hingga saat ini 98.405 kasus aktif di Indonesia. Angka itu bertambah 2.218 kasus dibandingkan pada hari sebelumnya.

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitanganpakaisabun

Selanjutnya: UPDATE Corona Indonesia, Kamis (27/5): Tambah 6.278 kasus, tetap disiplin 5M

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Terpopuler
Kontan Academy
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS [Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI

×