kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Virus corona mengganas, pengangguran di AS naik lagi


Jumat, 23 Juli 2021 / 18:30 WIB
Virus corona mengganas, pengangguran di AS naik lagi

Reporter: Ferrika Sari | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Jumlah klaim pengangguran warga Amerika Serikat (AS) meningkat pada level tertinggi dalam dua bulan terakhir. Hal ini menjadi pengingat bagi pasar tenaga kerja masih sulit pulih di tengah penularan Covid-19 varian baru. 

"Meningkatnya klaim pengangguran minggu ini memberitahu kita bahwa masalah pasar tenaga kerja tidak sepenuhnya pulih di belakang kita," kata Kepala Ekonom FWD Bond, dikutip dari Reuters, Jumat (23/7). 

Berdasarkan data Ketenagakerjaan AS, klaim tunjangan meningkat dari 419.000 menjadi 51.000 pada 17 Juli 2021. Ini merupakan level tertinggi sejak pertengahan Mei lalu. Kenaikan pengajuan klaim terjadi di beberapa negara bagian seperti California, Illinois, Kentucky, Michigan, Missouri dan Texas. Bahkan, beberapa negara tersebut mengalami lonjakan kasus virus varian baru. 

Baca Juga: Kasus baru turun, Taiwan akan melonggarkan pembatasan Covid-19 mulai minggu depan

Meskipun para ekonom tidak memperkirakan perkembangan bisnis ke depan, namun gelombang infeksi terbaru menimbulkan risiko bagi ekonomi, yang mengalami resesi tajam selama dua bulan pada tahun 2020 karena pandemi.

Laporan klaim menunjukkan jumlah orang yang terus menerima manfaat setelah minggu pertama bantuan pemerintah turun dari 29.000 menjadi 3,236 juta selama sampai 10 Juli.

Setidaknya 20 negara bagian telah menarik diri dari program tunjangan yang didanai pemerintah federal, termasuk pemberian tunjangan mingguan sebesar US$300. Alasannya, klaim tersebut justru mendorong orang Amerika lebih memilih menganggur dan tinggal di rumah.

Akibatnya, ada ada penghentian tunjangan dari federal, yang dimulai pada 12 Juni dan akan berlangsung hingga 31 Juli sehingga memaksa warga mencari pekerjaan. Meski demikian, ada manfaat yang diperluas bagi  seluruh negara.

Baca Juga: Xi Jinping sambangi Tibet, kunjungan pertama sebagai Presiden China

Klaim lanjutan telah menurun di beberapa negara bagian yang telah menghentikan pemberian manfaat namun beberapa negara bagian masih tetap menjalankan program tersebut.

Mereka juga meningkat di beberapa negara bagian, termasuk Texas, yang mengakhiri kebijakan manfaat untuk diperluas.



TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

×