Vaksin Covid-19 datang, pengusaha harap ekonomi RI bisa pulih lagi

Selasa, 08 Desember 2020 | 09:55 WIB Sumber: Kompas.com
Vaksin Covid-19 datang, pengusaha harap ekonomi RI bisa pulih lagi


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kedatangan vaksin virus corona (Covid-19) di Indonesia merupakan kabar baik dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Tak terkecuali kalangan dunia usaha. Vaksin tersebut merupakan bagian dari program vaksinasi nasional yang akan dilakukan secara bertahap. 

"Dunia usaha memberikan apresiasi atas kerja keras Pemerintah untuk mengendalikan dan mematikan penyebaran virus covid 19 dari bumi Indonesia," kata Ketua Umum Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) Provinsi DKI Jakarta dalam keterangannya, Senin (7/12/2020). 

Ia menyebut, selama hampir setahun jadi masa yang sangat sulit bagi dunia usaha setelah datangnya pandemi Covid-19. Dalam kondisi sulit, pengusaha terpaksa melakukan banyak PHK. 

"Hampir 9 bulan ekonomi kita terpuruk dan stagnan yang mengakibatkan daya beli masyarakat menurun derastis, pengusaha terpaksa melakukan PHK bahkan banyak UMKM yang bertumbangan," kata Sarman. 

Baca Juga: BPOM: Izin darurat vaksin Covid-19 bisa dikeluarkan jika tiga syarat lengkap

"Resesi ekonomi sesuatu yang tidak bisa dihindari akibat dari anjloknya pertumbuhan ekonomi kita dimana dalam dua kuartral II dan III-2020 mengalami kontraksi minus," kata dia lagi. 

Ia berharap, program vaksinasi nasional bisa segera membuat ekonomi pulih kembali. Selama ini, dunia usaha masih was-was karena adanya ketidakpastian kapan masa sulit ini berlalu. 

"Di tengah kegelisahan dan kekawatiran pelaku usaha ada secercah harapan dimana tadi malam vaksin Covid-19 telah tiba ditanah air sebanyak 1,2 juta dosis dari Tiongkok buatan Sinovac dan akan menyusul 15 juta vaksin," ujar Sarman. 

Baca Juga: Izin darurat vaksin Covid-19 bisa dikeluarkan jika 3 syarat ini terpenuhi

Dengan adanya vaksin ini, lanjut dia, pemerintah akan mempersiapkan program vaksinasi secara nasional bertahap setelah melalui tahapan dan prosedur BPOM. 

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Terbaru