Usung Anies Baswedan, Nasdem Tetap Kawal Pemerintahan Jokowi-Maruf Hingga Selesai

Selasa, 04 Oktober 2022 | 05:57 WIB   Reporter: Vendy Yhulia Susanto
Usung Anies Baswedan, Nasdem Tetap Kawal Pemerintahan Jokowi-Maruf Hingga Selesai

ILUSTRASI. Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh (kanan) bersama calon presiden yang diusung Nasdem pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 Anies Baswedan (kiri).


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Partai Nasdem resmi mengusung Anies Baswedan sebagai calon presiden 2024. Meski begitu, Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh memastikan partainya tetap akan terus mendukung pemerintahan Jokowi-Ma'ruf hingga masa jabatannya selesai.

Surya mengatakan, komunikasi antara dirinya dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) berjalan dengan baik dan intens.

"Nasdem ingin mempertegas komitmennya untuk tetap mendukung pemerintahan Jokowi-Maruf Amin sampai akhir masa jabatan," ujar Surya Paloh dalam konferensi pers, Senin (3/10).

Lebih lanjut, Surya Paloh mengatakan, Nasdem resmi mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai capres pada Pemilu 2024. Ia juga mengungkap alasan dimajukannya deklarasi capres yang sedianya akan diumumkan pada 10 November menjadi hari ini. Ia menilai hari ini merupakan hari baik.

Selain itu, Surya Paloh mengatakan pencalonan Anies Baswedan tidak ada kaitannya dengan penyelidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di kasus Formula E.

"Makanya yang ingin dicari Nasdem adalah yang terbaik daripada yang baik baik. Ini hari kita mendeklarasikan calon presiden resmi partai Nasdem. Kenapa Anies Baswedan, jawabannya adalah why not the best," kata Surya.

Baca Juga: Resmi Diusung Nasdem Jadi Capres 2024, Ini Profil Anies Baswedan

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai Nasdem Ahmad Ali mengungkapkan, pihaknya ingin menjadi peraih suara di urutan kedua dalam Pemilu 2024. Ia menyebut target itu cukup realistis untuk bisa dicapai Partai Nasdem.

“Kami menargetkan menjadi dua besar, (Pemilu 2019) kemarin kami ada di empat besar, tentunya kami akan sangat realistis kalau kemudian kami harus berpikir ke depan,” kata Ali pada wartawan di kantor KPU, Jakarta, Senin (1/8).

Berdasarkan hasil Pemilu 2019, perolehan suara Partai Nasdem berada di urutan keempat dengan 12,6 juta suara. Sedangkan peringkat pertama dihuni oleh PDI Perjuangan dengan 27,5 juta suara, disusul Partai Golkar dengan 17,2 juta suara dan Partai Gerindra yang memperoleh 17,5 juta suara.

“Kalau (pemilu) kemarin kami dapat (peringkat) empat terus kami tidak naik kelas, itu kami dalam posisi yang merugi. Jadi kami lihat ke depan menargetkan dua besar, tapi untuk jadi pemenang pun kami siap,” ucap Ali.

Baca Juga: Ini Alasan Nasdem Deklarasikan Anies Baswedan Jadi Capres Pemilu 2024

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Khomarul Hidayat

Terbaru