Ekonomi

Usai menyentuh level tertinggi, bagaimana prospek Dogecoin dan Ethereum ke depan?

Kamis, 06 Mei 2021 | 08:45 WIB   Reporter: Achmad Jatnika
Usai menyentuh level tertinggi, bagaimana prospek Dogecoin dan Ethereum ke depan?

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Merujuk data Indodax, Dogecoin di hari Rabu (5/5) berhasil menyentuh level tertingginya di Rp 10.946 per Dogecoin. Lalu, untuk aset kripto Ethereum (ETH) juga berhasil menyentuh level tertingginya pada Selasa (4/5) malam, di level Rp 52,5 juta per ETH.

Menurut CEO Tokocrypto Teguh Harmanda, yang paling berpengaruh besar dari naiknya Dogecoin adalah dari CEO Tesla Elon Musk yang masih terus membahas mengenai koin ini di twitter. “Salah satunya di twitter pada tanggal 28 April kemarin yang menjadi salah satu energi bagi koin tersebut,” kata Teguh, kepada Kontan, Rabu (5/5).

Sistem yang dibangun oleh Dogecoin dinilai Teguh berbeda dengan Ethereum yang dibangun di atas smart contract. Ia mengatakan banyak orang yang menggunakan Ethereum untuk menjalankan Decentralized Exchange Apps (DApps) yang pada dasarnya memotong perantara dalam industri.

Baca Juga: Ethereum siap melaju ke US$ 5.000, pasca tembus rekor tertinggi baru US$ 3.500

“Dimana DApps ini mengandalkan smart contract dan Ethereum adalah pelopor smart contract dan yang terbesar di blockchain, Banyak manfaat yang dapat diperoleh dari ETH sehingga tentu saja melihat potensi ke depannya, saat ini orang sudah mulai berlomba-lomba untuk membeli token ini,” ujar Teguh.

Teguh menilai prospek jangka pendek Dogecoin akan ada koreksi besar dalam waktu dekat. Selain itu, untuk jangka panjang, Elon Musk sangat mempengaruhi pergerakan Dogecoin dan ini akan berpotensi baik apabila Elon Musk terus mendukung Dogecoin.

Sedangkan untuk Ethereum, prospek jangka panjangnya dinilai dari DApps yang dapat dinikmati dari pinjaman langsung yang menghasilkan bunga, pembayaran langsung, streaming lagu dimana royalti langsung diterima oleh artis yang bersangkutan, lelang seni tanpa juru lelang, pasar untuk NFT, permainan online.

Untuk jangka panjang, yang bisa dinikmati ETH melalui DApps sendiri adalah seperti pinjaman langsung yg menghasilkan bunga, pembayaran langsung, streaming lagu dimana royalti langsung diterima oleh artis yang bersangkutan, bukan ke platform streaming atau label rekaman, lelang seni tanpa juru lelang, pasar untuk non fungible token (NFT), permainan online dan sebagainya.

Teguh melihat berdasarkan analisis teknikal, angka tertinggi berdasarkan dari grafiknya, dengan menarik fibonacci retracement dari swing high di 16 April dan swing low di 23 April, maka ditemukan angka US$1 untuk target selanjutnya.

Baca Juga: Menunggu kejutan Elon Musk, harga Dogecoin terbang ke puncak tertinggi baru

Risiko penurunan pada Dogecoin dinilai dapat terjadi jika ada cuitan negatif dari Elon Musk tentang Dogecoin. Sedangkan Ethereum, jika dilihat dari segi market banyak bursa berjangka yang memperdagangkan Ethereum dan jika dari kontrak berjangka ini berakhir akan mempengaruhi harga ETH itu sendiri karena adanya likuidasi.

Secara year to date, Dogecoin telah tumbuh mencapai 16.000%, mengacu Indodax, di akhir tahun kemarin di mana harga per satu Dogecoin ditutup di angka Rp 66 per Doge. Kapitalisasi pasar Dogecoin pada 5 Mei, merujuk pada data CoinDesk berada di angka US$ 84,7 miliar.

Sedangkan untuk Ethereum, merujuk pada CoinDesk secara year to date berhasil tumbuh sebanyak 337,8%, di akhir tahun kemarin per satu ETH berada di angka US$ 746, dengan kapitalisasi pasar saat ini merujuk CoinDesk mencapai US$ 386 miliar.

Selanjutnya: Ethereum dan Dogecoin sentuh level tertinggi, simak prediksi selanjutnya

 

Editor: Tendi Mahadi
Tag
Terbaru