Uang muka 0% untuk kendaraan diperpanjang, ini kata Honda Prospect Motor (HPM)

Rabu, 20 Oktober 2021 | 18:38 WIB   Reporter: Dimas Andi
Uang muka 0% untuk kendaraan diperpanjang, ini kata Honda Prospect Motor (HPM)

ILUSTRASI. Produk dari Honda Prospect Motor

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kebijakan Bank Indonesia yang memperpanjang ketentuan uang muka atau down payment (DP) 0% untuk Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) disambut baik oleh para Agen Pemegang Merek (APM) otomotif. Salah satunya adalah PT Honda Prospect Motor (HPM).

Yusak Billy, Business Innovation and Marketing & Sales Director HPM mengatakan, perpanjangan program DP 0% untuk KKB akan sangat membantu konsumen saat memilih kendaraan yang diinginkan. Hal ini tentu juga akan membantu penjualan mobil secara nasional.

Bersamaan dengan itu, permintaan di pasar otomotif sudah mampu meningkat berkat kebijakan insentif Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) 100% yang berlaku sampai akhir 2021. HPM pun percaya bahwa pemerintah sudah mempertimbangkan secara matang terhadap berbagai kebijakannya dalam rangka mempertahankan tren positif di pasar otomotif.

“Pasar otomotif akan tetap bergairah. Namun, beberapa kondisi masih harus menjadi perhatian seperti gangguan pasokan komponen secara global untuk produksi,” ungkap Billy, Rabu (20/10).

Baca Juga: Toyota Astra Motor: Kebijakan DP 0% jadi kunci pemulihan sektor otomotif nasional

Ke depan, HPM akan terus fokus menjaga tingkat produksi untuk memenuhi permintaan konsumen yang masih tinggi. Selain itu, upaya penyegaran pasar juga dilakukan HPM dengan meluncurkan produk mobil baru serta program penjualan yang memberikan nilai lebih bagi konsumen.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan mobil kategori wholesales di periode Januari-September 2021 telah mencapai 627.537 unit. Di periode yang sama, penjualan mobil kategori ritel telah mencapai 600.344 unit.

HPM sendiri mampu mencetak penjualan mobil di kategori ritel sebesar 68.376 unit di periode Januari-September 2021 atau tumbuh 23% (yoy).

 

Selanjutnya: Perpanjangan DP 0% untuk KPR dan KKB berlanjut hingga tahun depan

 

Editor: Anna Suci Perwitasari
Terbaru