kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   -7.000   -0,24%
  • USD/IDR 16.791   -39,00   -0,23%
  • IDX 8.262   130,16   1,60%
  • KOMPAS100 1.166   20,36   1,78%
  • LQ45 838   8,57   1,03%
  • ISSI 295   6,66   2,31%
  • IDX30 435   3,63   0,84%
  • IDXHIDIV20 518   -0,43   -0,08%
  • IDX80 130   2,04   1,59%
  • IDXV30 142   0,91   0,64%
  • IDXQ30 140   -0,07   -0,05%

Tren pertumbuhan penjualan eceran terdongkrak momen perayaan Ramadan


Kamis, 13 Mei 2021 / 08:25 WIB
Tren pertumbuhan penjualan eceran terdongkrak momen perayaan Ramadan

Reporter: Bidara Pink | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bulan Ramadan 2021, penjualan eceran menunjukkan kinerja yang menggembirakan. Ini terlihat dari Indeks Penjualan Riil (IPR) Maret 2021 yang sebesar 187,9 atau naik 6,1% mom. 

“Peningkatan penjualan eceran sejalan dengan permintaan masyarakat yang menguat jelang bulan Ramadan, disertai kondisi musim dan cuaca yang mendukung,” ujar Direktur Eksekutif, Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono. 

Peningkatan tersebut terjadi pada seluruh kelompok, terutama Subkelompok Sandang yang naik 8,4% mom, kelompok barang budaya dan rekreasi naik 2,5% mom, serta kelompok bahan bakar kendaraan bermotor yang naik 8,1% mom. 

Baca Juga: Rupiah bisa menguat setelah libur Lebaran, ini syaratnya

Padahal, sebelumnya, kelompok-kelompok tersebut mengalami pertumbuhan negatif masing-masing minus 8,7% mom, minus 8,6% mom, dan minus 2,0% mom pada bulan Februari 2021. 

Dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya pun, kinerja penjualan eceran nampak membaik meski memang masih turun. IPR tercatat tumbuh minus 14,6% yoy. Padahal, pada bulan sebelumya tumbuh minus 18,1% yoy. 

Kondisi tersebut didorong oleh membaiknya penjualan pada seluruh kelompok, terutama kelompok bahan bakar kendaraan bermotor yang tercatat positif 3,2% yoy. 

Selanjutnya: Kurs rupiah berpotensi menguat setelah libur Lebaran

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

×