kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.087   -43,00   -0,24%
  • IDX 5.924   11,92   0,20%
  • KOMPAS100 771   1,79   0,23%
  • LQ45 589   1,88   0,32%
  • ISSI 204   0,51   0,25%
  • IDX30 334   0,92   0,28%
  • IDXHIDIV20 413   1,96   0,48%
  • IDX80 88   0,34   0,39%
  • IDXV30 112   1,14   1,02%
  • IDXQ30 107   0,13   0,12%

Tren Penurunan sejak Januari Terhenti, Kasus Covid-19 Global Kembali Naik


Rabu, 16 Maret 2022 / 23:10 WIB

Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - Setelah penurunan yang konsisten sejak akhir Januari 2022, kasus mingguan Covid-19 global naik 8% selama pekan kedua Maret 2022 dibanding minggu sebelumnya.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan, kasus mingguan Covid-19 secara global sepanjang periode 7-13 Maret lalu total mencapai 11,4 juta.

"Pada 13 Maret 2022, lebih dari 455 juta kasus Covid-19 terkonfirmasi dilaporkan secara global," kata WHO dalam Dalam Pembaruan Epidemiologis Mingguan tentang Covid-19 yang rilis Selasa (15/3).

Menurut WHO, kasus mingguan di wilayah Pasifik Barat, Afrika, dan Eropa meningkat masing-masing 29%, 12%, dan 2% dibandingkan dengan minggu sebelumnya.

Baca Juga: 6 Ciri-Ciri Gejala Omicron BA.2 yang Lebih Menular, Mulai Dominan di Indonesia

Sementara wilayah Mediterania Timur mencatat penurunan kasus mingguan Covid-19 sebesar 24%, Asia Tenggara 21%, dan Amerika 20%.

"Tren (penurunan) ini harus ditafsirkan dengan hati-hati karena beberapa negara secara progresif mengubah strategi pengujian mereka," ungkap WHO.

"Menghasilkan jumlah keseluruhan tes (Covid-19) yang lebih rendah dan akibatnya adalah jumlah kasus yang terdeteksi rendah," imbuh WHO.

Berikut lima negara dengan kasus mingguan Covid-19 tertinggi selama pekan kedua Maret 2022:

  1. Korea Selatan dengan 2.100.171 kasus baru, naik 44%
  2. Vietnam dengan 1.670 627 kasus baru, naik 65%
  3. Jerman dengan 1.350.362 kasus baru, niak 22%
  4. Belanda dengan 475.290 kasus baru, naik 42%
  5. Prancis dengan 419.632 kasus baru, naik 20%

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU

×