kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45987,90   -2,03   -0.21%
  • EMAS1.164.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Transaksi Uang Elektronik Berbasis Kartu Diprediksi Melesat pada Periode Lebaran


Rabu, 26 April 2023 / 05:35 WIB
Transaksi Uang Elektronik Berbasis Kartu Diprediksi Melesat pada Periode Lebaran

Reporter: Arif Ferdianto | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Transaksi uang elektronik berbasis kartu sejumlah bank Tanah Air  awal tahun terus meningkat. Bertepatan dengan momentum lebaran, perbankan pun membidik adanya pertumbuhan transaksi dari perjalanan mudik dan belanja kebutuhan masyarakat.

PT Bank Mandiri Tbk mencatat transaksi kartu e-Money hingga Maret 2023 telah mencapai lebih dari Rp 5 triliun. Sementara di sepanjang tahun 2022 perseroan membukukan transaksi mencapai lebih dari Rp 21 triliun atau tumbuh 21%.

“Berdasarkan data historis pertumbuhan e-Money sepanjang arus mudik ini diperkirakan akan mengalami peningkatan 25% sampai 30% dibandingkan rata-rata volume transaksi di bulan lainnya,” ujar Senior Vice President Transaction Banking Retail Sales Bank Mandiri, Thomas Wahyudi pada Kontan.co.id, Selasa (18/4).

Thomas menuturkan bahwa untuk tahun ini pihaknya memprediksi kenaikan transaksi e-Money pada momen lebaran akan lebih tinggi lagi. Mengingat waktu libur yang  relatif menyebar dan kondisi pembatasan perjalanan sudah tidak ada lagi.

Baca Juga: Gandeng BRI Life, BRI Tawarkan Produk Asuransi Kecelakaan Mudik bagi Nasabah

“Pertumbuhan transaksi mandiri e-Money tahun 2023 diharapkan mengalami kenaikan lebih dari 20% dibandingkan pencapaian tahun sebelumnya,” tuturnya.

Dia menyebutkan, untuk mencapai target pertumbuhan transaksi e-Money di tahun ini, pihaknya telah menyusun strategi mutakhir untuk dilancarkan.

Di antaranya, lanjut Thomas, melakukan beberapa inovasi dan strategi yang ditujukan untuk memperluas, mempermudah dan memperbanyak akses bagi nasabah Bank Mandiri dan masyarakat pada umumnya dalam hal mendapatkan kartu Mandiri e-Money dan juga bertransaksi menggunakan e-Money.

“Penguatan strategi tersebut tetap berfokus pada sektor transportasi, merchant retail dan e-commerce. Selain itu Bank Mandiri tetap secara konsisten dalam hal penerbitan kartu Mandiri e-Money dengan desain yang menarik dan diminati nasabah,” tandasnya.

PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) memperkirakan terjadi peningkatan signifikan pada transaksi kartu TapCash di momen Lebaran 1444 Hijriah.

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan BNI memperkirakan volume penggunaan kartu TapCash akan meningkat di berbagai sarana transportasi yang digunakan untuk mudik seperti jalan tol, kereta listrik maupun tempat parkir.

Selain itu, BNI juga memprediksi peningkatan transaksi TapCash di berbagai merchant pendukung seperti merchant minimarket dan lainnya.

“Nasabah dapat melakukan pengisian saldo dengan mudah di ponsel masing-masing, dengan dukungan aplikasi BNI Mobile Banking dan TapCash Go, dan berbagai channel BNI maupun mitra seperti Agen46 dan mitra peritel mini market. Tentunya nasabah dapat bertransaksi dengan aman dan mudah menggunakan TapCash di berbagai merchant penunjang transaksi selama mudik 2023,” ujarnya dalam keterangan resmi, Minggu (23/4).

Okki menjelaskan, hingga Maret 2023 transaksi kartu TapCash meningkat sebesar 50% secara tahunan. Peningkatan transaksi ini terjadi karena beberapa faktor.

Pertama, BNI baru saja merilis TapCash edisi spesial yaitu TapCash edisi NCT 127, seiring dengan animo yang sangat besar dari komunitas KPOP di Indonesia. TapCash spesial ini berhasil menyumbang peningkatan transaksi kartu TapCash.

Kedua, BNI senantiasa melakukan ekspansi ke berbagai merchant baru seperti merchant F&B maupun entertainment. Pada tahun 2023, BNI menargetkan TapCash tidak hanya aktif digunakan di jalan tol saja, juga aktif digunakan untuk berbagai kebutuhan lainnya seperti parkir.

Baca Juga: Naik 7,8%, Total Penyaluran KUR BNI Mencapai Rp 50,1 Triliun per Maret 2023

Ketiga, untuk memaksimalkan fungsi dari produk TapCash BNI, perseroan telah melakukan serangkaian pengembangan untuk TapCash, seperti pemberian kemudahan dalam melakukan top up melalui handphone pribadi dengan aplikasi BNI Mobile Banking, TapCash Go maupun aplikasi mitra BNI.

Dengan serangkaian terobosan itu, Okki menambahkan BNI menargetkan peningkatan transaksi TapCash lebih dari 60% di tahun ini.

"Terlebih, kami saat ini tengah melakukan ekspansi co-branding dengan berbagai lembaga perbankan daerah (BPD) maupun dompet digital. Tentunya, melalui ekspansi ini BNI berperan sebagai enabler transaksi TapCash untuk berbagai lembaga perbankan daerah tersebut," pungkasnya.

Sementara, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) optimis dengan adanya momentum ramadan dan lebaran transaksi uang elektronik berbasis kartu BRIZZI dapat meningkat signifikan.

“Berdasarkan data historis penggunaan uang elektronik BRIZZI (di momen lebaran) meningkat 30% dibanding dengan bulan sebelumnya,” kata Corporate Secretary BRI, Aestika Oryza Gunarto kepada Kontan.co.id beberapa waktu lalu.

Aestika bilang, saat ini pihaknya memfokuskan kartu BRIZZI menyasar untuk transaksi tol dan parkiran. Lebih lanjut dia menambahkan, BRI optimis pertumbuhannya hingga akhir tahun dapat mencapai double digit.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU

×