TMMIN Sebut Sudah Siapkan Berbagai Hal untuk Produksi Mobil Hybrid pada Tahun Ini

Selasa, 07 Juni 2022 | 06:15 WIB   Reporter: Dimas Andi
TMMIN Sebut Sudah Siapkan Berbagai Hal untuk Produksi Mobil Hybrid pada Tahun Ini


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) dipastikan akan memulai produksi mobil hybrid di Indonesia pada tahun 2022. Direktur Administrasi, Korporasi, dan Hubungan Eksternal TMMIN Bob Azzam mengatakan, pihaknya telah menyiapkan fasilitas produksi dan sumber daya manusia (SDM) untuk produksi massal mobil hybrid di Indonesia.

“Produksi kendaraan elektrifikasi seperti hybrid membutuhkan ekosistem baru. Jadi, kesiapan SDM, rantai pasok, dan industri pendukung lainnya sangat penting,” kata dia, Senin (6/6).

Sayangnya, ia belum bisa membeberkan secara rinci tanggal atau bulan produksi perdana mobil hybrid Toyota di Indonesia. Ia juga tidak menyebut model Toyota seperti apa yang akan diproduksi dalam bentuk kendaraan hybrid.

TMMIN menilai, produksi mobil hybrid ini sesuai dengan strategi Toyota dalam menyediakan berbagai pilihan mobil untuk mengurangi emisi.

Baca Juga: Harga Motor Honda PCX & Vario Naik Mulai Juni 2022, Bagaimana Yamaha PCX?

Mulai dari mobil dengan tingkat efisiensi tinggi dan emisi rendah seperti Low Cost Green Car (LCGC) dan biofuel, lalu Hybrid Electric Vehicle (HEV), Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV), Battery Electric Vehicle (BEC), hingga Full Cell Electric Vehicle (FCEV) yang berbahan bakar hidrogen.

Bob juga menyebut, strategi Toyota sekarang adalah mengelektrifikasi mobil yang sudah ada, sehingga Toyota bisa meminimalisir risiko gangguan dan berkembang dengan rantai pasok yang sudah ada.

Dalam berita sebelumnya, Toyota sempat memperkenalkan model Toyota Kijang Innova EV Concept pada ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2022. Kala itu, Marketing Director PT Toyota Astra Motor Anton Jimmy Suwandi mengatakan bahwa mobil konsep Toyota Kijang Innova EV tidak harus berujung ke arah produksi massal.

Ide proyek pembuatan mobil konsep ini mencakup lebih banyak faktor dan hasil yang diharapkan oleh Toyota, baik itu kesiapan ekosistem mobil listrik maupun timbal balik pasar terhadap mobil listrik dan elektrifikasi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Tendi Mahadi

Terbaru