Tips dari pendiri Apple, Steve Jobs agar kamu jago public speaking

Selasa, 08 Desember 2020 | 04:45 WIB   Penulis: Tiyas Septiana
Tips dari pendiri Apple, Steve Jobs agar kamu jago public speaking


KONTAN.CO.ID -  Public speaking menjelma menjadi salah satu kemampuan yang penting. Kemampuan ini dibutuhkan baik saat di bangku kuliah hingga di lingkungan kerja.  

Mengutip The Balance Career, public speaking membutuhkan kemampuan berkomunikasi yang baik dan mampu melibatkan audiens dalam presentasi. 

Saat di perkuliahan, kemampuan public speaking sangat membantu mahasiswa dalam presentasi. Sedangkan di dunia kerja, skill ini dibutuhkan terlebih saat karyawan mempresentasikan sebuah ide atau bertemu klien. 

Ada teknik-teknik public speaking yang bisa dicontoh mahasiswa dari public speaker terkenal. Salah satunya adalah mendiang Steve Jobs yang terkenal dengan keahliannya saat presentasi. Dalam setiap presentasi, Jobs mampu menyampaikan materi dengan baik dan mudah diterima. 

Selain penguasaan materi, gestur badan Steve Jobs menjadi salah satu kunci presentasi nya selalu sukses.  

Berikut teknik dan bahasa tubuh yang diterapkan Steve Jobs dalam presentasi. Daftar di bawah ini dihimpun dari Inc. dan Business Insider.

  • Tatapan mata yang intens

Steve Jobs selalu mempertahankan tatapan matanya ke arah penonton. Namun demikian, tatapan mata Jobs tetap hangat. Hal ini membuat perhatian audiens tetap terfokus pada Steve Jobs. 

Tatapan mata akan membuat sebuah "koneksi". Koneksi ini membuat penonton merasa terlibat di dalam presentasi Anda. 

Baca Juga: Khusus bagi pemula, simak tips dari Jeff Bezos agar sukses berbisnis

  • Tersenyum 

Selain tatapan mata yang fokus ke penonton, Steve Jobs tidak lupa selalu tersenyum. Senyuman membuat suasana presentasi Jobs menjadi lebih hangat dan akrab. Saat menyampaikan materi, sesekali Jobs melempar senyuman hangat pada penonton.

Meskipun materi yang diberikan cukup berat, senyuman bisa membantu menghidupkan suasana. Sesekali lempar gurauan-gurauan kecil agar presentasi Anda lebih “hidup”.

Editor: Tiyas Septiana

Terbaru