kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.566   37,00   0,21%
  • IDX 6.589   -88,86   -1,33%
  • KOMPAS100 866   -10,49   -1,20%
  • LQ45 656   -8,27   -1,25%
  • ISSI 230   -3,63   -1,55%
  • IDX30 365   -4,62   -1,25%
  • IDXHIDIV20 452   -4,51   -0,99%
  • IDX80 99   -1,12   -1,12%
  • IDXV30 126   -0,86   -0,68%
  • IDXQ30 117   -1,27   -1,08%

The Fed tidak akan buru-buru menaikkan bunga meski inflasi AS masih tinggi


Minggu, 24 Oktober 2021 / 05:00 WIB

Sumber: Channel News Asia | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID -  WASHINGTON. Bunga The Fed belum akan dinaikkan dalam waktu dekat. Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengatakan, meski ada risiko kenaikan inflasi Amerika Serikat (AS) bertahan agak lama, namun masih terlalu dini alias prematur bagi The Fed untuk menaikkan suku bunga pinjaman. Kenaikan bunga berisiko memperlambat pemulihan ekonomi AS.

Powell mengakui bahwa kendala pasokan dan kekurangan yang telah menyebabkan harga naik tajam dan kemungkinan akan bertahan lebih lama dari yang diperkirakan sebelumnya. Bahkan kemungkinan besar hingga tahun depan.

"Tetapi di The Fed, kami harus bersabar," kata Powell dalam diskusi panel yang diselenggarakan bank sentral Afrika Selatan seperti dikutip Channel News Asia, Sabtu (23/10).

Baca Juga: Dow Jones catat rekor tertinggi, S&P 500 dan Nasdaq turun

Namun, ia brada ilang, The Fed di jalur untuk mulai menarik kembali pembelian obligasi bulanan besar-besaran, yang akan selesai pada pertengahan 2022.

Tetapi, akan terlalu dini untuk benar-benar memperketat kebijakan dengan menaikkan suku bunga sekarang dengan efek dan maksud memperlambat pertumbuhan pekerjaan.

The Fed diperkirakan akan mengumumkan perlambatan pembelian obligasi pada pertemuan kebijakan bank sentral awal bulan depan, tetapi suku bunga acuan pinjaman diperkirakan tetap nol setidaknya sampai akhir tahun depan.

Inflasi di Amerika Serikat telah naik lebih dari dua kali lipat dari target 2% Fed. Tetapi Powell mengatakan hambatan pasokan kemungkinan akan berkurang, memungkinkan tekanan inflasi dan upah mengendur.

Namun, para pejabat perlu mengawasi dengan sangat hati-hati.

Powell telah berjanji bahwa The Fed akan bertindak untuk menahan inflasi, jika diperlukan.

Selanjutnya: Pejabat The Fed dilarang trading saham

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Terpopuler
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

×