kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Tersenggol kasus suap Bombardier, Garuda Indonesia tetap operasikan pesawat CRJ-1000


Sabtu, 07 November 2020 / 10:20 WIB
Tersenggol kasus suap Bombardier, Garuda Indonesia tetap operasikan pesawat CRJ-1000

Reporter: Sugeng Adji Soenarso | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) memastikan pesawat-pesawat buatan Bombardier akan terus dioperasikan meski The Serious Fraud Office (SFO) atau lembaga yang mengusut perkara korupsi Inggris, tengah menyelidiki Bombardier atas dugaan suap dalam penjualan pesawat ke Garuda Indonesia.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra menyebutkan, kontrak terhadap pesawat tersebut terus berjalan. "Kami operasikan terus," ujarnya saat dihubungi kontan.co.id, Jumat (6/11).

Ia menjelaskan, skema kontrak dari pesawat tersebut berawal saat Garuda membeli pesawat Bombardier. Setelahnya, pesawat tersebut dijual kembali kepada leasing company, tanpa menyebutkan perusahaannya.

"Lalu, kami menyewa dari leasing company tersebut," ujarnya.

Baca Juga: KPK Inggris selidiki Bombardier atas dugaan suap penjualan pesawat ke Garuda

Garuda Indonesia sendiri saat ini mengoperasikan 18 jet regional Bombardier CRJ-1000. Kesepakatan untuk memperoleh pesawat diselesaikan saat Singapore Airshow pada Februari 2012 silam.

Pada saat itu, Garuda Indonesia awalnya setuju untuk memperoleh enam pesawat CRJ-1000, dengan opsi untuk menerima pengiriman 12 jet tambahan.

Kesepakatan itu bernilai US$ 1,32 miliar. Garuda Indonesia menerima pengiriman jet regional pertama buatan Kanada itu pada Oktober 2012. Bombardier mengirimkan CRJ1000 terakhir ke Garuda tersebut pada Desember 2015.

Selanjutnya: Diselidiki soal dugaan suap kontrak oleh Inggris, Garuda: Kami hormati proses hukum

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

×