kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

Tahun lalu meleset, investasi migas tahun ini ditargetkan sebesar US$ 17,59 miliar


Selasa, 19 Januari 2021 / 06:45 WIB

Reporter: Filemon Agung | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan realisasi investasi migas tahun 2020 mencapai US$ 12,09 miliar atau 88,7% dari target yang ditetapkan sebesar US$ 13,63 miliar.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Tutuka Ariadji mengungkapkan besaran realisasi investasi tahun lalu ditopang dari sektor hulu sebesar US$ 10,21 miliar dan hilir sebesar US$ 1,88 miliar.

"Investasi migas subsektor hulu masih salah satu unggulan dalam mendorong pembangunan wilayah terbukti pada tahun lalu," kata Tutuka dalam gelaran konferensi pers virtual, Senin (18/1).

Baca Juga: Ramai tagihan listrik hingga Rp 68 juta, ini aturan tentang P2TL PLN

Tutuka melanjutkan, di tahun ini Kementerian ESDM menargetkan peningkatan investasi mencapai US$ 17,59 miliar. Dengan demikian, maka investasi tahun ini diperkirakan bisa meningkat hingga 45% dari raihan tahun lalu.

Sektor hulu migas masih akan jadi penopang di tahun ini dengan target investasi sebesar US$  12,37 miliar dan sektor hilir sebesar US$ 5,2 miliar.

"Hilir ini sebagian besar dari proyek kilang Gras Root Refinery dan Refinery Development Master Plan (RDMP)," pungkas Tutuka.

Selanjutnya: Harga batubara naik, Bukit Asam (PTBA) berniat mendiversifikasi pasar

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

×