Tahun Ini, WIMA Berharap Mampu Produksi 10.000 Sepeda Motor Listrik Gesits

Sabtu, 06 Agustus 2022 | 07:15 WIB   Reporter: Dimas Andi
Tahun Ini, WIMA Berharap Mampu Produksi 10.000 Sepeda Motor Listrik Gesits


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT WIKA Industri Manufaktur (WIMA) menargetkan bisa memproduksi sebanyak 10.000 unit sepeda motor listrik Gesits pada tahun 2022.

Meski tidak disebut rinci, Sekretaris Perusahaan WIMA Bagas A. Sidharta mengatakan, pihaknya berharap penjualan motor listrik Gesits di tahun ini akan meningkat lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Sebab, dengan adanya berbagai dukungan infrastruktur dan dukungan pemerintah dalam mendorong masyarakat untuk mengkonversi kendaraan berbasis BBM menuju kendaraan listrik, maka hal ini dapat menjadi salah satu cara untuk mempercepat program elektrifikasi sepeda motor di Indonesia.

Baca Juga: Soal Rencana Akuisisi GESITS, Komisaris IBC Singgung Soal Valuasi

“Apalagi Gesits sudah dikategorikan sebagai motor listrik nasional dan pemerintah akan menganjurkan penggunaan motor listrik nasional. Tentu ini menjadi salah satu peluang bagi Gesits,” ungkap dia, Jumat (5/8).

Untuk tahun ini, WIMA akan lebih fokus untuk meningkatkan kemampuan penjualan motor listrik Gesits, di samping menjalin kerja sama untuk pembukaan mitra dealer baru. Tak hanya itu, Gesits juga tengah mencoba masuk ke pasar ekspor beberapa negara, seperti India. Sebelumnya, motor listrik Gesits sudah pernah diekspor ke Senegal sebanyak 38 unit.

Bagas juga bilang, WIMA belum memiliki rencana untuk menambah kapasitas produksi motor listrik Gesits dalam waktu dekat. “Kami masih mengoptimalkan sumber daya yang ada, di samping fokus dalam pemulihan pasca pandemi dua tahun kemarin,” tandas dia.

Baca Juga: Akuisisi GESITS Diklaim Bisa Percepat Penetrasi Sektor Hilir Kendaraan Listrik

Sebagai informasi, sejauh ini Gesits dijual dalam satu varian dengan tiga pilihan warna yaitu merah, putih, dan hitam. Harga motor listrik Gesits bervariasi namun untuk OTR Jakarta saat ini dibanderol sebesar Rp 28.970.000.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Handoyo .

Terbaru