kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Tahun depan salurkan bansos tunai, pemerintah ingatkan jangan untuk beli rokok


Selasa, 29 Desember 2020 / 19:05 WIB

Reporter: Abdul Basith Bardan | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Pemerintah akan kembali menggelontorkan bantuan sosial (bansos)  dalam bentuk tunai pada tahun depan. Meski bantuan tak lagi dalam bentuk sembako, pemerintah meminta agar bansos yang diberikan tidak dibelanjakan rokok.

"Presiden Jokowi tadi sudah wanti-wanti untuk tidak digunakan membeli rokok," ujar Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy usai rapat terbatas, Selasa (29/12).

Muhadjir menyebut, bantuan tersebut agar digunakan untuk belanja kebutuhan sehari-hari. Nantinya Kementerian Sosial akan membuat pedoman barang yang dapat dibelanjakan menggunakan bansos tersebut.

Baca Juga: Pemerintah akan salurkan bansos secara serempak di awal Januari 2021

Tidak hanya membuat pedoman, Menteri Sosial Tri Rismaharini mengarakan, pihaknya akan mengawasi penggunaan dana bansos. Akan disiapkan alat untuk memantau penyaluran bansos pada Februari mendatang.

"Karena itu sekali lagi kami juga akan melakukan kontrol untuk pembeliannya," terang Risma.

Sebagai informasi, pemerintah telah menggelontorkan sejumlah bansos dalam program perlindungan sosial akibat pandemi Covid-19. Hal itu akan dilanjutkan pada tahun 2021 mendatang.

Selanjutnya: Hore! Bansos tunai Rp 300.000 diperpanjang hingga 2021

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU

×