Tahun 2022, Panorama Sentrawisata (PANR) Lakukan Refocussing Bisnis

Rabu, 05 Januari 2022 | 07:45 WIB   Reporter: Vina Elvira
Tahun 2022, Panorama Sentrawisata (PANR) Lakukan Refocussing Bisnis


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Panorama Sentrawisata Tbk (PANR) menilai, sektor pariwisata di tahun 2022 belum sepenuhnya pulih. Kondisi ini terutama bagi para perusahaan yang menggantungkan marketnya dari wisatawan mancanegara (wisman) yang ingin berlibur ke Indonesia maupun wisatawan nasional (wisnas) yang ingin bepergian keluar negeri atau outbound tourist.

Meskipun begitu, Corporate Secretary Panorama Sentrawisata AB Sadewa meyakini bahwa kondisi tahun 2022 dapat dikatakan lebih baik dibandingkan tahun 2021. Sebab, pada tahun lalu, program vaksinasi baru dimulai dan dunia juga masih dihantui oleh gelombang pandemi. 

"Kami melihat demand perjalanan wisata meningkat di kuartal IV-2021 lalu, dan kami menerima banyak booking-an untuk wisman yang ingin berlibur ke Indonesia juga wisnas yang ingin berlibur ke luar negeri sepanjang November hingga Desember lalu. Ini menjadi indikator bahwa antusiasme pasar terus ada," ungkap Sadewa, dalam siaran pers yang diterima Kontan.co.id, Selasa (4/1). 

Baca Juga: PANR siapkan tur untuk wisatawan asing dalam perhelatan G20 di Indonesia

Di tahun ini, lanjut Sadewa, Panorama akan refocusing bisnisnya pada customer experience dengan sentuhan travel-tech. Sehingga PANR tetap fokus pada proses persiapan rights issue, dalam rangka memperkuat struktur modal perseroan untuk menjalankan rencana kerja, yang mana salah satu fokusnya menjadikan perusahaan sebagai travel-tech company.

Menurut Sadewa, market domestik Tanah Air sebenarnya sangat kuat. Namun, behaviour mereka dalam berlibur di dalam negeri cenderung tidak lagi membeli paket liburan, melainkan produk tour berbasis experience yang unik serta dengan pilihan destinasi yang baru dan kekinian.

 

 

Maka dari itu, PANR lewat unit-unit usahanya terus menyiapkan pilihan liburan yang pas untuk market domestik. Dengan pola pemulihan pariwisata yang berfokus pada domestik, membuat Panorama melakukan market pivoting untuk dapat beradaptasi dengan situasi yang ada. 

"Namun, Panorama saat ini tetap melayani inbound tour melalui kantor operasionalnya di Thailand. Di mana ‘Negeri Gajah Putih’ ini telah membuka kunjungan wisman tanpa karantina sejak awal November tahun lalu," tuturnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Handoyo .

Terbaru