Suku Bunga Naik, Kinerja Reksadana Pasar Uang Bisa Moncer

Selasa, 27 September 2022 | 05:00 WIB   Reporter: Yuliana Hema
Suku Bunga Naik, Kinerja Reksadana Pasar Uang Bisa Moncer


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kenaikan suku bunga acuan oleh Bank Indonesia (BI) malah menjadi berkah bagi reksadana pasar uang untuk bisa mencetak imbal hasil yang lebih tinggi. 

Head of Fixed Income Trimegah Asset Management (AM) Darma Yudha menyebut secara umum kenaikan suku bunga bisa mempengaruhi imbal hasil dari reksadana pasar uang pada tahun depan. 

"Untuk tahun depan kita lebih optimistis imbal hasilnya akan lebih baik dibandingkan 2022 karena memang secara BI rate ada kenaikan," tuturnya saat dihubungi Kontan akhir pekan lalu. 

Adapun per Kamis (22/9), reksadana pasar uang Trimegah, yakni TRIM Kas 2 sudah memberikan imbal hasil sebesar 2,54%. Darma bilang ada potensi kenaikan return sebesar 1% sampai akhir tahun. 

Baca Juga: Suku Bunga BI Naik 50 Basis Poin, Investasi di Reksadana Pasar Uang Kian Menarik

Artinya sampai akhir 2022 ini, Trimegah Asset Management memproyeksikan imbal hasil perusahaan di reksadana pasar uang bisa berada di level 3% sampai dengan 3,6% net.  Untuk bisa mencapai target imbal hasil tersebut, Darma menjabarkan pihaknya akan mengalokasikan dana pada obligasi pasar uang yang tenornya kurang dari satu tahun. 

Sampai saat ini, kurang lebih alokasi dana di reksadana pasar uang Trimegah AM sekitar 40%-60% ditempatkan pada obligasi pasar uang. Sisanya sekitar 40%-50% di deposito satu bulan. 

"Kita juga melakukan seleksi untuk bank dan emiten obligasi yang kita beli karena kita menjaga risiko. Dengan adanya kenaikan suku bunga BI ada potensi di kenaikan suku bunga deposito tahun depan," tuturnya. 

Dengan kondisi ini, Darma optimistis reksadana pasar uang Trimegah AM dapat bisa mencetak imbal hasil yang lebih tinggi pada 2023 mendatang dengan menambah porsi obligasi korporasi di pasar uang sekitar 60%-65%. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Tendi Mahadi

Terbaru