Sreeya Sewu Indonesia (SIPD) bidik pertumbuhan penjualan dua digit tahun ini

Senin, 07 Juni 2021 | 07:35 WIB   Reporter: Vina Elvira
Sreeya Sewu Indonesia (SIPD) bidik pertumbuhan penjualan dua digit tahun ini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Sreeya Sewu Indonesia Tbk (SIPD) memprediksi permintaan day old chicken (DOC) dan pakan ternak akan semakin membaik di tahun ini. Optimisme tersebut didorong oleh upaya pemerintah dalam menggerakkan ekonomi nasional dan juga memulihkan daya beli masyarakat terhadap konsumsi ayam di sektor rumah tangga. 

Chief Financial Officer yang juga Corporate Secretary Sreeya, Sri Sumiyarsi mengungkapkan, SIPD pun sepakat membidik pertumbuhan penjualan hingga dua digit di tahun 2021. Dengan berbagai strategi yang dijalankan perseroan di sepanjang tahun ini, pihaknya yakin dapat membukukan penjualan yang lebih baik dibanding tahun 2020. 

"Prospek bisnis pakan di tahun ini, diprediksi membaik. Strategi untuk menggenjot pertumbuhan penjualan dengan ekspansi market untuk mendukung peningkatan utilisasi kapasitas yang tersedia. Diharapkan ketika kondisi sudah kembali normal, Sreeya telah siap dengan kapasitas produksi yang lebih besar dan efisien," ungkap Sri saat dihubungi Kontan.co.id, Kamis (3/6) lalu. 

Adapun, di tahun lalu SIPD mencatatkan pertumbuhan penjualan 7,20% yoy menjadi Rp 4,34 triliun dari semula Rp 4,04 triliun di tahun 2019. Sedangkan untuk laba tahun berjalan alias laba bersih, menyusut 64,56% yoy dari semula Rp 79,77 miliar di tahun 2019 menjadi Rp 28,26 miliar.

Baca Juga: Laba Sreeya Produce (SIPD) anjlok 63,86% pada kuartal I 2021

Seperti yang telah di sampaikan di atas, SIPD telah menyiapkan berbagai strategi untuk menggenjot pertumbuhan penjualan di tahun 2021. Salah satunya dengan rencana penguatan bisnis di sektor hulu (poultry), melalui strategi "performance to solution" sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas produk dan juga pelayanan kepada para pelanggan. 

"Performance to solution adalah peningkatan kualitas produk pakan ternak, keunggulan pelayanan yang cepat tanggap, serta menyediakan solusi terbaik untuk memenuhi kebutuhan pelanggan," jelas Sri. 

Untuk menunjang utilisasi produk pakan ternak, SIPD berencana akan meningkatkan kapasitas pembibitan (breeding) dan juga menerapkan sistem smart farm agar para peternak lebih mudah mengontrol manajemen budidaya ayam. 

Sementara di sektor hilir (food), terang Sri, SIPD pun telah menyiapkan sejumlah strategi khusus, antara lain membangun distribusi rantai dingin (cold chain) dan logistik yang kuat, peningkatan eksekusi penjualan dengan dukungan dari pusat kembali (command centre), serta peningkatan portofolio melampaui sektor poultry

"Selain itu, dalam meningkatkan gairah konsumen melalui pemberian promosi yang menarik dan meningkatkan kualitas ayam untuk mendongkrak nilai tambah produk perusahaan," pungkasnya. 

Sedikit informasi, SIPD merupakan perusahaan yang bergerak di bidang budidaya ayam ras pedaging, budidaya ayam ras petelur, pembibitan ayam ras, kegiatan rumah potong dan pengepakan daging unggas, industri pengolahan dan pengawetan produk daging dan daging unggas, serta industri ransum makanan hewan.

Selanjutnya: Sreeya Sewu Indonesia (SIPD) dapat fasilitas kredit dari Bank QNB untuk modal kerja

 

Editor: Handoyo .
Terbaru