kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.613.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.924   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.242   -56,72   -0,90%
  • KOMPAS100 813   -5,85   -0,71%
  • LQ45 621   -2,15   -0,35%
  • ISSI 215   -3,31   -1,52%
  • IDX30 344   -1,09   -0,32%
  • IDXHIDIV20 429   0,02   0,00%
  • IDX80 93   -0,53   -0,57%
  • IDXV30 116   -0,90   -0,76%
  • IDXQ30 111   -0,10   -0,09%

Soal varian baru virus corona, China: Tak ada dampak pada kekebalan terhadap vaksin


Sabtu, 02 Januari 2021 / 12:25 WIB

Sumber: Reuters | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - BEIJING. Pejabat Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) China menyebut tidak ada tanda-tanda varian virus corona akan memengaruhi dampak kekebalan dari vaksin yang baru saja diizinkan China untuk penggunaan publik.

“Tidak perlu panik,” kata Xu Wenbo, seorang pejabat (CDC) China kepada stasiun TV pemerintah.

"Varian yang bermutasi, sejauh ini dibandingkan dengan varian mutasi sebelumnya tidak ada perubahan yang jelas dalam kemampuannya menyebabkan penyakit," tambahnya.

Baca Juga: NYSE akan delisting perusahaan telekomunikasi China, sesuai perintah eksekutif AS

Dia mengatakan tidak ada dampak varian pada efek kekebalan vaksin yang terdeteksi.

Varian yang oleh para ilmuwan Inggris dinamai "VUI - 202012/01" mencakup mutasi genetik pada protein "spike", yang secara teoritis dapat menghasilkan penyebaran COVID-19 yang lebih mudah.

Xu menambahkan bahwa mutasi pada protein virus tidak akan memengaruhi sensitivitas sebagian besar tes COVID-19 buatan China yang menargetkan asam nukleat virus, yang membawa informasi genetik.

Selanjutnya: Salip Jack Ma, pendiri Pinduoduo, Colin Huang jadi orang terkaya kedua di China

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Terpopuler
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

×