Ekonomi

Simak strategi Indomarco Prismatama hadapi penurunan daya beli saat pandemi Covid-19

Rabu, 05 Mei 2021 | 09:20 WIB   Reporter: Venny Suryanto
Simak strategi Indomarco Prismatama hadapi penurunan daya beli saat pandemi Covid-19


KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Prospek bisnis ritel modern khususnya minimarket di Indonesia masih cukup menjanjikan. Hal itu lantaran kebutuhan masyarakat terhadap tempat berbelanja yang praktis semakin diminati, terutama di tengah kondisi pandemi Covid-19 seperti saat ini. 

Adapun, keberadaan minimarket juga sangat dibutuhkan oleh masyarakat lantaran lokasinya yang strategis dan dekat dengan tempat tinggal. Dengan demikian tentu akan memudahkan mobilitas masyarakat yang enggan bepergian jauh untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. 

Sehingga semakin banyak brand-brand ritel lokal yang kian bermunculan di daerah-daerah. Wiwiek Yusuf, Marketing Director PT Indomarco Prismatama (Indomaret) menilai, persaingan bisnis termasuk dalam sektor ritel tetap ada. 

“Persaingan semua sektor itu pasti ada, justru persaingan itu akan memacu kami untuk dapat lebih baik dalam pelayanan, efisiensi cara kerja dan inovasi untuk meningkatkan kinerja,” jelas dia saat dihubungi Kontan.co.id, Selasa (4/5). 

Baca Juga: Pandemi covid-19 mengubah tata cara berbelanja masyarakat

Untuk saat ini, Indomaret tetap berorientasi pada kebutuhan konsumen dan apa yang dibutuhkan masyarakat. 

“Kami akan memberikan terbaik dan sesuai dengan keinginan dan keperluan pelanggan. Termasuk dalam situasi masa pandemi sekarang ini,” tambah Wiwiek. 

Ia menambahkan, meskipun daya beli masyarakat menurun, pihaknya tetap berupaya dan berusaha memberikan yang terbaik bagi masyarakat. Caranya, Indomaret saat ini akan berekspansi dengan membangun gerai berformat offline dan online dengan menghadirkan Klik Indomaret. 

Ia bilang, inisiatif tersebut dibuat agar masyarakat bisa berbelanja dimana saja. Selain itu, hal ini diharapkan dapat mendorong kinerja perusahaan.

 

Selanjutnya: Sumber Alfaria (AMRT) akan rights issue untuk investasi di perusahaan teknologi

 

Editor: Anna Suci Perwitasari
Terbaru