Simak Proyeksi Pergerakan Rupiah pada Perdagangan Hari Ini, Kamis (8/12)

Kamis, 08 Desember 2022 | 08:05 WIB   Reporter: Akmalal Hamdhi
Simak Proyeksi Pergerakan Rupiah pada Perdagangan Hari Ini, Kamis (8/12)


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pergerakan nilai tukar rupiah hari ini cenderung fluktuatif. Pada perdagangan Rabu (7/12), rupiah Jisdor berada di level Rp 15.619 per dolar Amerika Serikat (AS). Ini membuat rupiah Jisdor melemah 0,27% dibanding hari sebelumnya yang berada di Rp 15.576 per dolar AS.

Senada, rupiah di pasar spot juga ditutup melemah 0,12% ke Rp 15.637 per dolar AS.

Ekonom Bank Permata Josua Pardede mengatakan bahwa pergerakan rupiah pada hari ini bergerak sideways di tengah banyaknya sentimen di pasar global. Sentimen ketidakpastian global mendorong rupiah cenderung dibuka melemah hari ini. Kemudian, rupiah mampu menguat hingga sesi II. 

"Namun pada sesi II rupiah kembali berbalik arah, dan akhirnya ditutup melemah," kata Josua kepada Kontan.co.id, Rabu (7/12).

Baca Juga: Loyo, Rupiah Jisdor Melemah ke Rp 15.619 Per Dolar AS pada Rabu (7/12)

Josua menilai nilai tukar rupiah berpotensi kembali bergerak sideways esok hari seiring dengan sentimen yang masih cenderung terbatas di pasar keuangan global. 

Analis DCFX Futures Lukman Leong sepakat bahwa kemungkinan pelemahan rupiah masih akan berlanjut di perdagangan Kamis (8/12). Rupiah diperkirakan masih akan tertekan oleh sentimen negatif perlambatan ekonomi.

"Potensi rebound pada dolar AS juga akan menekan rupiah karena pasar mengantisipasi Federal Open Market Committee (FOMC) pekan depan," imbuh Lukman, Rabu (7/12).

Menurut Lukman, pergerakan rupiah hari ini utamanya tertekan oleh sentimen risk off di bursa menyusul data perdagangan China yang mengecewakan. Rupiah masih terkoreksi walau sempat didukung oleh data cadangan devisa yang meningkat.

Dia memprediksikan rupiah akan berada di rentang Rp 15.550 - Rp 15.700 per dolar AS. Sedangkan, Josua memperkirakan diperkirakan bergerak di kisaran Rp 15.575 - Rp 15.675 per dolar AS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Tendi Mahadi

Terbaru