Global

Seperti di Indonesia, negara ini juga melarang mudik, pemudik bisa dipidana

Rabu, 07 April 2021 | 07:19 WIB Sumber: Kompas.com
Seperti di Indonesia, negara ini juga melarang mudik, pemudik bisa dipidana

ILUSTRASI. Seperti di Indonesia, negara ini juga melarang mudik, pemudik bisa dipidana

KONTAN.CO.ID - Kuala Lumpur. Larangan mudik ternyata tidak hanya di Indonesia. Pemerintah Malaysia juga melarang warganya mudik karena bisa meningkatkan penyebaran virus corona penyebab Covid-19.

Polisi Diraja Malaysia (PDRM) memperingatkan warga agar tidak mudik ketika Ramadhan tiba. Direktur Departemen Pencegahan Kejahatan dan Keselamatan Publik Bukit Aman, Datuk Zainal Abidin Kasim menyatakan pihaknya akan memperketat inspeksi.

Dikutip Harian Metro, pemeriksaan akan dihelat di setiap sudut kota, dengan yang diperbolehkan pergi adalah yang menunjukkan izin resmi. Datuk Zainal mengatakan, pihaknya memprediksi akan terjadi kenaikan mudik saat Ramadhan, yang berlangsung mulai 13 April.

"Banyak metode yang dipakai warga untuk pergi. Di sini, kami akan mengetatkan inspeksi di ruas jalan untuk memastikan takkan ada yang kabur," tegasnya.

Baca juga: Pemprov Bali melarang mudik Lebaran 2021, berikut aturan dan pengecualiannya

Dia menegaskan, jika ada yang ketahuan berusaha mudik, maka polisi Malaysia akan menindaknya secara hukum. Karena itu, dia pun meminta publik untuk patuh pada aturan, hingga pemerintah bisa memperbolehkan pulang kampung.

Zainal menerangkan, saat ini dia menyiagakan patroli di 35 titik di setiap pintu masuk dan keluar jalan besar. Dilansir World of Buzz Selasa (6/4/2021), Datuk Zainal menerangkan mereka memprediksi adanya kenaikan kasus Covid-19. "Jika prediksi kami benar, maka kami juga akan meningkatkan SJR (patroli jalan raya)," tegas Zainal.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Polisi Malaysia Peringatkan Warga agar Tak Mudik saat Ramadhan",

Penulis : Ardi Priyatno Utomo
Editor : Ardi Priyatno Utomo

Selanjutnya: Larangan mudik Lebaran 2021, Jawa Timur memperketat semua pintu masuk di perbatasan

 

Editor: Adi Wikanto
Terbaru