Selamat Sempurna (SMSM) Serap Capex Rp 60,8 Miliar Hingga Semester I-2022

Kamis, 25 Agustus 2022 | 07:15 WIB   Reporter: Venny Suryanto
Selamat Sempurna (SMSM) Serap Capex Rp 60,8 Miliar Hingga Semester I-2022


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Produsen komponen cadang otomotif, PT Selamat Sempurna Tbk (SMSM) siapkan belanja modal atau capex sebesar Rp 100 miliar per tahun. Hingga semester I-2022 ini capex yang sudah terserap sebesar Rp 60,8 miliar.

“Penggunaannya untuk maintenance capex seperti line-balancing, peremajaan mesin, penambahan mould-die,” ujar Chief Financial Officer Selamat Sempurna, Ang Andri Pribadi kepada Kontan.co.id, Rabu (24/8). 

Dia pun optimis melihat prospek bisnis komponen otomotif masih menjanjikan di sepanjang 2022. Hingga kini, penjualan produk filter dan radioator masih menjadi produk yang banyak diminati. Dengan demikian, perseroan membidik penjualan bisa tumbuh 10% di tahun 2022 dibandingkan dengan tahun sebelumnya. 

Baca Juga: SMSM Yakin Mampu Meneruskan Tren Kinerja Positifnya Hingga Akhir Tahun 2022

Sedangkan untuk laba bersih, Perseroan menargetkan untuk dapat mempertahankan marjin laba yang telah dicapai pada tahun sebelumnya. 

“Walaupun hal ini tentunya sangat dipengaruhi oleh kondisi dan situasi makro ekonomi global sebagai dampak dari konflik Rusia-Ukraina, krisis energi dunia yang memicu inflasi tinggi serta kekhawatiran peningkatan suku bunga global secara agresif,” jelas dia kepada Kontan.co.id, Rabu (24/8). 

Terkait dengan penjualan ekspor, SMSM masih akan lebih fokus pada penetrasi pasar yang telah ada, atau dengan kata lain perusahaan ini belum berencana menambah negara tujuan ekspor baru.

Sejauh ini, SMSM mengekspor produk ke negara tujuan utama seperti Amerika Serikat, Australia, Rusia, Malaysia, dan Thailand. Sampai dengan semester I-2022, porsi penjualan ekspor adalah 63% dan domestik sebesar 37%. 

 

 

“Penjualan ekspor sebesar Rp 1,45 triliun dan Penjualan domestik sebesar Rp 848 miliar,” tutupnya. 

Sebagai informasi, pada kuartal I-2022 penjualan neto SMSM tumbuh 21,48% secara tahunan menjadi Rp 1,17 triliun. Adapun laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk SMSM naik 17,31% secara tahunan menjadi Rp 187,81 miliar di periode yang sama.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Handoyo .

Terbaru